Pesan Terakhir Andi Angga Sebelum Diculik Tentara Israel: Ibunda Berbagi Kisah Haru







Ibu dari WNI yang Diculik Zionis Israel Harapkan Bantuan <a href="https://portalmetrotv.com/2026/06/09/puluhan-sppg-hentikan-operasi-masalah-dana-tidak-cair/">Pemerintah</a>

Ibu dari WNI yang Diculik Zionis Israel Harapkan Bantuan Pemerintah

Makassar, CNN Indonesia — Sutrawati Kaharuddin (52), ibu dari Andi Angga Sadewa (33), seorang warga negara Indonesia (WNI) yang diculik oleh tentara Zionis Israel saat mengikuti misi kemanusiaan menuju Gaza, Palestina, berharap pemerintah segera membantu membebaskan anaknya.

Kronologi Kejadian

Sutrawati mengungkapkan bahwa putranya berangkat menuju Gaza dari Pelabuhan Marmaris, Turki, bersama puluhan kapal relawan dalam misi kemanusiaan internasional. Namun, rombongan tersebut dikabarkan diintersep oleh pasukan Israel di perairan internasional sebelum mencapai tujuan.

Kekhawatiran mulai muncul ketika komunikasi dengan putranya tiba-tiba terputus pada Senin (18/5) sore sekitar pukul 15.00 WITA. Sutrawati merasa khawatir karena pesan WhatsApp yang biasanya dijawab oleh putranya tidak mendapatkan balasan.

Firasat Buruk

Sejak subuh, Sutrawati merasakan firasat buruk. Bahkan sebelum keberangkatan, putranya telah memberi pesan kepada adiknya bahwa jika suatu saat tidak bisa dihubungi, berarti ponselnya telah dibuang ke laut sebagai bagian dari prosedur keamanan. Hal ini memperkuat keyakinan Sutrawati bahwa anaknya telah ditangkap oleh tentara Zionis Israel.

Keharusan Bantuan Pemerintah

Sutrawati berharap pemerintah segera mengambil tindakan untuk membebaskan putranya. Ia menegaskan bahwa anaknya hanya berangkat membawa obat-obatan dan bantuan kemanusiaan untuk warga Palestina. Dengan kesadaran moral yang tinggi, Andi Angga Sadewa melihatnya sebagai panggilan hati untuk membantu sesama.

Hingga saat ini, belum ada komunikasi langsung dari pemerintah terkait kondisi Andi Angga. Rumah Zakat, lembaga tempat Andi Angga bekerja sebagai relawan, telah menegaskan komitmen untuk ikut bertanggung jawab atas keselamatan relawan mereka.

Sutrawati kembali menekankan urgensi pembebasan anaknya dan berharap agar pemerintah Indonesia segera mengambil langkah diplomatik untuk menyelamatkannya. Sebagai seorang aktivis kemanusiaan, Andi Angga Sadewa bukanlah teroris, melainkan sosok yang berdedikasi tinggi dalam membawa manfaat bagi sesama yang membutuhkan.


Source link