Berita  

Pembangunan Huntap Warga Terdampak Bencana Tapteng: Progres Cepat

Warga yang terdampak banjir bandang di Kecamatan Sorkam, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, mulai membangun hunian sementara (huntara) secara mandiri. Proses pembangunan huntara yang dijanjikan pemerintah masih belum rampung, menyebabkan warga terpaksa membangun sendiri untuk tidak terus bergantung pada tenda pengungsian. Dengan material yang seadanya, warga mendirikan bangunan sederhana di atas tapak rumah yang sebelumnya rusak berat, menggunakan gelondongan kayu yang terbawa arus banjir sebagai tiang dan rangka dinding.

Banjir bandang pada 24 November 2025 mengakibatkan puluhan rumah hancur dan warga terpaksa mengungsi ke tenda darurat. Namun, melihat kondisi pengungsian yang padat dan terbatas, sebagian warga memilih membangun hunian sementara untuk bisa kembali beraktivitas dengan lebih leluasa. Sementara itu, Pemerintah Provinsi Sumatra Utara memastikan proses pembangunan hunian tetap (huntap) masih berjalan.

Gubernur Sumut, Bobby Nasution, menyatakan bahwa anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi sudah disiapkan untuk membantu warga yang rumahnya rusak berat. Setiap kepala keluarga dengan kategori rumah rusak berat akan menerima bantuan sebesar Rp60 juta untuk membangun kembali rumah secara permanen. Bobby Nasution hadir untuk memastikan masyarakat mendapatkan haknya, terutama menjelang bulan Ramadan, agar bisa merasa nyaman beribadah. Semoga warga yang terdampak musibah ini tetap sabar dan kuat menghadapi kondisi sulit ini.

Source link