Banjir di Perumahan Taman Cikande, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Kamis (15/1) terus meningkat. Hal ini mengakibatkan aktivitas warga lumpuh, terutama bagi masyarakat pekerja. Pantauan CNN Indonesia di lokasi menunjukkan bahwa banjir yang merendam ratusan rumah belum menunjukkan tanda-tanda surut. Debit air semakin meningkat karena curah hujan dan luapan Sungai Cidurian.
Bantuan berupa perahu karet dan kebutuhan logistik mulai disalurkan kepada warga yang terdampak. Di lokasi banjir, terdapat dua posko yang berfungsi sebagai tempat pengungsian dan dapur umum. Warga juga sibuk memasak makanan di dapur umum untuk didistribusikan kepada mereka yang masih tinggal di rumah mereka.
Ketinggian air di lokasi tersebut telah naik sekitar 20 sentimeter sejak pagi hari. Genangan banjir yang semula berkisar antara 60 sentimeter hingga 2 meter, kini mencapai sekitar 80 sentimeter hingga 2,2 meter. Aktivitas warga, khususnya pekerja, terganggu akibat banjir ini dengan 222 kepala keluarga terdampak.
Upaya penanganan terus dilakukan, termasuk bantuan mobilitas masyarakat dan distribusi logistik. Camat Jayanti Yandri Permana menyatakan bahwa pihaknya telah menyediakan dapur umum untuk membantu masyarakat yang tidak dapat beraktivitas. Banjir di Perumahan Taman Cikande telah berlangsung selama empat hari sebelumnya sejak Senin (12/1).












