Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, mengungkapkan bahwa masih ada 504 warga dari 193 kepala keluarga yang terdampak tanah longsor di Gunung Kaupas, Serang, Desa Kadubeureum, Kecamatan Padarincang, Banten. Menurut Zakiyah, pengungsi diminta untuk tetap bertahan di lokasi pengungsian hingga keadaan benar-benar aman menurut tim teknis. Keputusan untuk memulangkan warga kembali ke rumah mereka akan ditentukan berdasarkan hasil kajian lapangan dari BPBD, Dinas PUPR, serta TNI-Polri. Tindakan evakuasi dilakukan sebagai langkah antisipasi terbaik untuk mencegah korban jiwa karena curah hujan yang tinggi dan potensi longsor susulan yang masih mengancam. Bupati juga memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan seperti lansia, balita, dan ibu hamil. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Serang, Ajat Sudrajat, menambahkan bahwa evakuasi diperlukan sebagai langkah antisipasi terbaik untuk saat ini. Berdasarkan permodelan kajian sementara, potensi longsor susulan dapat mengancam permukiman penduduk hingga 200 hingga 300 meter. Tim terus memantau situasi dengan harapan tidak terjadi longsor susulan.
Tanah Longsor Serang: 504 Warga Mengungsi, Penanganan dan Dampaknya
Read Also
Recommendation for You

Kampus Terdampak Letusan Anak Krakatau Diimbau Terapkan PJJ Wakil Menteri Pendidikan, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek)…

Polisi Amankan Pria Bercelurit di Sudirman, Jakarta Seorang pria berinisial SP diamankan setelah diduga mencoba…

Suara Misterius Dentuman di Bandung Bikin Warga Kaget Sebuah fenomena tak terduga mengguncang warga di…

Truk Mogok di Jakarta Selatan, Koridor 13 Transjakarta Alami Gangguan Jakarta, CNN Indonesia — Koridor…






