Tolak Rekomendasi DKI Jakarta untuk Mengubah Lapangan Bola Kedoya Menjadi Arena Padel

Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta telah menolak permohonan pemanfaatan Lapangan Sepak Bola Kedoya di Jakarta Barat yang diajukan oleh Yayasan Benny Kusuma Bhakti. Kepala Dispora DKI Jakarta, Andri Yansyah, menyatakan bahwa mereka tidak merekomendasikan alih fungsi lapangan sepak bola menjadi lapangan padel dengan alasan-alasan tertentu yang melibatkan kepentingan warga sekitar. Menurut Andri, lapangan tersebut masih aktif digunakan oleh warga dan merupakan fasilitas olahraga sepak bola yang penting bagi masyarakat sekitar.

Dispora DKI Jakarta sedang melakukan optimalisasi lapangan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama dalam olahraga sepak bola di lapangan terbuka. Lapangan Sepak Bola Kedoya dikelola oleh Sudin Pemuda dan Olahraga Jakarta Barat, yang secara rutin mengalokasikan anggaran untuk pemeliharaan fasilitas tersebut. Sejak 2025, mereka terus melakukan perawatan lapangan sepak bola dengan menggunakan rumput sintetis agar lebih tahan lama dan dapat digunakan secara intensif dalam berbagai kondisi cuaca.

Sebelumnya, Warga RW 03 Kedoya Selatan menentang rencana pengubahan lapangan bola menjadi area padel, mengingat lapangan tersebut merupakan satu-satunya tempat olahraga bagi warga sekitar. Seorang warga bernama Iskandar menegaskan bahwa lapangan itu sangat penting bagi warga sekitar dan jika diubah menjadi lapangan padel, akan mempengaruhi aktivitas olahraga mereka. Dispora DKI Jakarta tetap berpegang pada keputusan mereka untuk mempertahankan fungsi lapangan sepak bola Kedoya sebagai sarana olahraga penting bagi masyarakat sekitar.

Source link