Tujuh awak KM Dekai Mas 3 ditemukan selamat setelah kapal yang mereka tumpangi dilaporkan hilang kontak dalam pelayaran dari Pelabuhan Belang-belang, Mamuju, Sulawesi Barat, menuju Samarinda. Proses pencarian dan evakuasi berlangsung hingga hari kedua operasi SAR.
Kasubsi Operasi dan Siaga Basarnas Mamuju, Aswandi, mengatakan seluruh awak berhasil diselamatkan oleh tim SAR gabungan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Sebanyak tujuh orang ditemukan dalam kondisi selamat setelah Tim SAR gabungan melakukan pencarian dan evakuasi pada hari kedua operasi SAR,” kata Aswandi, Minggu (13/9).
Hilang kontak setelah 24 jam berlayar
KM Dekai Mas 3 bertolak dari Pelabuhan Belang-belang pada 10 September pagi. Kapal itu membawa tujuh awak dan dijadwalkan menempuh perjalanan menuju Samarinda.
Namun, komunikasi dengan kapal terputus setelah sekitar 24 jam perjalanan. Kondisi tersebut kemudian dilaporkan sebagai kecelakaan kapal berupa hilang kontak pada rute Pelabuhan Belang-belang menuju Samarinda.
“Kecelakaan kapal los kontak dalam rute perjalanan Pelabuhan Belang-Belang menuju ke Samarinda. Kapal tersebut berangkat dari Pelabuhan Belang-Belang pada tanggal 10 September pagi dan dinyatakan los kontak setelah 24 jam perjalanan,” ujar Aswandi.
Setelah menerima laporan, tim SAR gabungan dikerahkan untuk melakukan pencarian. Personel bergerak menuju area yang diperkirakan menjadi lokasi kejadian, sekitar 68 nautical mile atau mil laut dari Pelabuhan Belang-belang ke arah barat laut.
Pencarian difokuskan pada upaya menemukan kapal beserta seluruh awaknya. Operasi tersebut berlanjut sampai hari kedua sebelum tim gabungan berhasil menjangkau dan mengevakuasi tujuh orang yang berada di KM Dekai Mas 3.
Seluruh awak diserahkan kepada keluarga
Setelah ditemukan, ketujuh awak dibawa kembali menuju Pelabuhan Belang-belang. Tim SAR memastikan seluruh korban berada dalam keadaan selamat selama proses evakuasi.
“Ketujuh korban kemudian dievakuasi menuju Pelabuhan Belang-Belang dan memastikan seluruh korban dalam keadaan selamat,” kata Aswandi.
Setibanya di pelabuhan, para awak selanjutnya diserahkan kepada keluarga masing-masing. Operasi SAR dihentikan setelah seluruh orang yang dilaporkan berada di kapal berhasil ditemukan dan dievakuasi tanpa korban jiwa.
Aswandi menyatakan penutupan operasi dilakukan karena sasaran pencarian telah terpenuhi. “Setelah itu berhasil mengevakuasi dan menyelamatkan 7 korban dalam keadaan selamat, kemudian operasi SAR pun ditutup,” ujarnya.










