Berita  

Rusaknya Ribuan Bangunan akibat Gempa NTT, Terbanyak Ngada

Ribuan Bangunan Rusak Akibat Gempa di NTT

Jakarta, CNN Indonesia — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ribuan bangunan rusak akibat gempa bumi yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan hingga saat ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di wilayah terdampak terus memutakhirkan data kerusakan bangunan tempat tinggal.

Kerusakan Bangunan di Berbagai Kabupaten

Berton menyampaikan bahwa kerusakan bangunan terjadi di beberapa kabupaten, antara lain Kabupaten Nagekeo, Ende, Manggarai, Manggarai Timur, Manggarai Barat, Ngada, dan Sikka. Rincian kerusakan meliputi ribuan unit rumah dengan kerusakan berat, sedang, dan ringan.

Contohnya, di Kabupaten Nagekeo, terdapat 116 unit rumah rusak berat, 6 unit rumah rusak sedang, dan 42 unit rumah rusak ringan. Sementara di Kabupaten Ende, kerusakan terdiri dari 108 unit rumah rusak berat, 85 unit rusak sedang, dan 268 unit rumah rusak ringan. Di setiap kabupaten lainnya juga tercatat kerusakan yang cukup signifikan.

Penanganan dan Pendataan Korban

Berdasarkan informasi dari Berton, Badan SAR gabungan masih berada di lokasi bencana untuk membantu dalam operasi pencarian dan pertolongan. Meskipun tidak ada laporan warga yang hilang, penanganan medis darurat terus diupayakan sejak kejadian gempa. Jumlah gempa susulan juga terus terjadi, dengan sebagian dirasakan oleh warga.

Pemerintah Provinsi NTT telah menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi selama 14 hari di wilayah tersebut. Hingga saat ini, jumlah korban jiwa akibat gempa bumi di NTT terus bertambah, dengan puluhan orang meninggal dan ratusan lainnya luka-luka.

Source link