KBPBI Apresiasi Komitmen Kapolri dalam Pembahasan RUU Ketenagakerjaan
Jakarta, CNN Indonesia — Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) turut mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang membuka ruang dialog untuk mendengarkan aspirasi buruh terkait pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan.
Dialog tersebut dihadiri oleh Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) dan perwakilan KBPBI, Andi Gani Nena Wea. Mereka menyatakan bahwa dialog tersebut menjadi momen penting untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah, Polri, dan organisasi buruh guna mencari solusi terbaik terhadap substansi RUU Ketenagakerjaan.
Jalur Diplomasi dan Dialog Dikedepankan
Andi Gani menegaskan bahwa KBPBI akan terus mengutamakan jalur diplomasi dan dialog dalam mengawal proses pembahasan RUU Ketenagakerjaan bersama DPR dan pemerintah. Menurutnya, komunikasi yang telah terjalin menjadi modal penting untuk menghasilkan regulasi yang memberikan perlindungan bagi pekerja dan menjaga iklim investasi.
Menyambut aspirasi buruh terkait RUU Ketenagakerjaan, Kapolri menyatakan siap mendukung terciptanya komunikasi konstruktif antara seluruh pemangku kepentingan. Dia menekankan pentingnya dialog dalam penyelesaian berbagai persoalan ketenagakerjaan guna mencapai regulasi yang seimbang.
“Kami akan membantu menjadi jembatan untuk menyampaikan poin-poin yang kemudian kita harapkan bisa diselesaikan oleh rekan-rekan buruh bersama-sama dengan tim yang ada di DPR, sehingga menjadi satu kesepakatan dalam revisi undang-undang yang isinya menghadirkan keseimbangan antara teman-teman pengusaha, teman-teman buruh, dan peran pengawas agar keseimbangan ini tetap terjaga,” ujar Kapolri.
Harapan Revisi RUU Ketenagakerjaan
Diharapkan bahwa revisi RUU Ketenagakerjaan tidak hanya mampu menyelesaikan berbagai persoalan hubungan industrial yang selama ini muncul, tetapi juga memperkuat daya saing Indonesia di tingkat global melalui terciptanya hubungan yang harmonis antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah.
Kapolri mengajak semua pihak untuk bersama-sama mengawal proses pembahasan RUU Ketenagakerjaan dengan baik, lancar, aman, dan tertib tanpa kekacauan yang dapat merugikan perjuangan buruh. (rea/rir)












