Rutinitas Harian Warga Kalidadap di Bawah Naungan Mata Air
Di Dusun Kalidadap I, Selopamioro, Imogiri, Bantul, puluhan orang dengan sabar menunggu di bawah pohon rindang dekat sumber mata air alami ‘Sendang Wonosari’ pada Jumat (31/7). Mulai dari anak muda hingga lansia, mereka melakukan ritual ini setiap hari tanpa tergesa.
Sistem Pengaliran Air Tanpa Mesin
Warga Kalidadap I dan II telah menjadikan sumber mata air sebagai penopang hidup mereka. Tanpa saluran PDAM di kawasan ini, mereka mengandalkan air dari mata air untuk kebutuhan sehari-hari, mulai dari minum, memasak, mandi, hingga menyediakan air untuk ternak.
Saat musim kemarau tiba, debit air menurun dan warga harus lebih sabar menunggu giliran. Namun, tidak ada persaingan di antara mereka. Sebanyak 80 selang menghubungkan sumber air dengan rumah-rumah warga, dengan panjang selang bervariasi sesuai jarak rumah dari sumber air.
Kesabaran dan Ketelitian dalam Mengalirkan Air
Mengalirkan air menggunakan selang membutuhkan kesabaran dan ketelitian. Proses sambung-menyambung selang harus dilakukan dengan baik agar air dapat mengalir lancar tanpa hambatan. Meski terlihat sederhana, memanfaatkan selang sebagai saluran air adalah bagian integral dari kehidupan sehari-hari warga Kalidadap.












