Ahmad Luthfi Raih Leadership Regional Berdampak di SBBI Award 2026

Ahmad Luthfi Terima Penghargaan Impactful Regional Leadership di SBBI Award 2026

Jakarta, CNN Indonesia — Ahmad Luthfi, Gubernur Jawa Tengah, menerima penghargaan Impactful Regional Leadership dalam ajang Solopos Best Brand & Innovation (SBBI) Award 2026 yang berlangsung di The Alana Solo, Kabupaten Karanganyar pada Jumat (17/7). Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam mendorong pembangunan berkelanjutan. Penilaian mencakup capaian di sektor pertumbuhan ekonomi, peningkatan investasi, hingga penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Konsep Pembangunan dan Dampak bagi Masyarakat

CEO Solopos Media Group, Arif Budi Susilo, menegaskan bahwa penghargaan diberikan sebagai bentuk pengakuan terhadap konsep pembangunan yang kuat dan berorientasi pada dampak nyata bagi masyarakat yang dipimpin oleh Ahmad Luthfi. Salah satu contoh nyatanya adalah percepatan pengembangan kawasan industri di sepanjang Pantai Utara (Pantura), dengan pengembangan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) sebagai salah satu implementasinya.

Pertumbuhan Ekonomi dan Kolaborasi Lintas Sektor

Menurut Arif, konsistensi kebijakan yang dijalankan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berpotensi mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah melampaui rata-rata nasional. Pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah telah mencapai 5,89 persen, lebih tinggi dari rata-rata nasional sebesar 5,61 persen. Dalam sambutannya, Ahmad Luthfi menekankan bahwa pembangunan Jawa Tengah memerlukan kolaborasi lintas sektor, bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah saja.

Luthfi juga mengajak berbagai pihak, mulai dari bupati-walikota, tokoh agama, tokoh masyarakat, pengusaha, akademisi, masyarakat, hingga media, untuk berkolaborasi membangun Jawa Tengah secara bersama-sama. Di sektor ekonomi, Pemprov Jateng terus mendongkrak realisasi investasi dan memperkuat UMKM sebagai tulang punggung perekonomian Jawa Tengah.

Ahmad Luthfi menjelaskan bahwa Pemprov Jateng terus berupaya meningkatkan kualitas UMKM dengan berbagai program pendampingan, termasuk akses pembiayaan, sertifikasi, digitalisasi pemasaran, dan perluasan pasar. Hingga Triwulan I – 2026, Pemprov Jateng telah membina 199.781 UMKM dengan penyerapan 1,38 juta tenaga kerja.

“Kita terus dorong agar mereka naik kelas menjadi usaha menengah atau besar,” ujar Ahmad Luthfi untuk menjelaskan komitmennya terhadap penguatan UMKM di Jawa Tengah.

Source link