KemenPU Rampungkan 222 SPPG di Seluruh Indonesia

Jakarta, CNN Indonesia — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah menyelesaikan pembangunan 222 gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia, termasuk di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).

Pembangunan SPPG di Wilayah 3T

Di wilayah 3T, dibangun dua SPPG di kawasan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Wini dan PLBN Motamasin, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang merupakan daerah perbatasan. SPPG di PLBN Wini berdiri di lahan seluas 1.408,63 m² di Kabupaten Timor Tengah Utara, sedangkan SPPG di PLBN Motamasin berada di lahan seluas 1.469,12 m² di Kabupaten Malaka.

Menteri PU Dody Hanggarda menjelaskan bahwa lokasi pembangunan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) dipilih setelah berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Kementerian PU bertanggung jawab untuk melakukan survei kesiapan lahan dan mempercepat proses pembangunan sesuai target yang ditetapkan.

Proses Serah Terima Aset ke BGN

Menteri PU juga menyatakan, proses serah terima aset kepada BGN sedang berlangsung. Sebelum diterima resmi, BGN kemungkinan akan melakukan pengecekan terhadap fasilitas SPPG untuk memastikan semua bangunan siap digunakan.

Ia berencana untuk berkoordinasi dengan pimpinan baru BGN dalam waktu dekat guna memastikan pemanfaatan dan operasional SPPG berjalan optimal. Fasilitas yang ada di SPPG meliputi dapur utama, area cuci alat dan bahan makanan, gudang kering dan basah, serta ruang penyimpanan peralatan. Selain itu, juga terdapat Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) untuk menjaga kebersihan dan lingkungan sekitar.

Kehadiran SPPG diharapkan dapat memperluas layanan makanan bergizi bagi masyarakat, terutama di daerah dengan akses terbatas. Pembangunan SPPG ini bertujuan untuk memastikan masyarakat dapat mengakses makanan yang bergizi dan sehat.

Source link