Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi di Flores Timur, NTT
Kupang, CNN Indonesia — Pada Jumat (5/6) malam pukul 18.22 WITA, Gunung Lewotobi Laki-laki yang terletak di Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali meletus. Puncaknya terlihat memerah dan bercahaya dari kejauhan.
Petugas Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki, Herman Yoseph S Mboro, menyatakan bahwa gunung ini saat ini berada pada Level III (Siaga). Gunung tersebut memuntahkan kolom abu vulkanik setinggi sekitar 1.500 meter di atas puncaknya, setara dengan 3.084 meter di atas permukaan laut. Kolom abu berwarna gelap dan padat, bergerak ke arah barat dan barat laut.
Erupsi dan Dampaknya
Data seismik menyatakan bahwa erupsi terdeteksi dengan amplitudo maksimum 40,7 milimeter dan berlangsung selama sekitar 2 menit 13 detik, disertai suara gemuruh keras. Masyarakat, pengunjung, dan wisatawan diimbau untuk tidak beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari titik erupsi.
Selain bahaya abu vulkanik, warga juga diminta waspada terhadap kemungkinan banjir lahar hujan, terutama saat hujan deras. Risiko ini dapat berdampak pada aliran sungai yang bersumber dari kawasan gunung.
Tiga Kali Erupsi Jumat Siang
Gunung Lewotobi Laki-laki juga sudah mengalami tiga kali erupsi pada Jumat siang dengan semburan abu vulkanik antara 1.000-2.500 meter di atas puncak. Erupsi-erupsi tersebut terjadi pada pukul 11.02 WITA, 11.15 WITA, dan 14.39 WITA.
Erupsi baru yang terjadi pada pukul 14.39 WITA mencapai tinggi 1.000 meter di atas puncak, atau setara dengan 2.584 meter di atas permukaan laut. Gunung Lewotobi Laki-laki berada di Desa Nurabelen, Kecamatan Ilebura, Kabupaten Flores Timur, NTT.












