Berita  

Pramono Resmikan Embung di Jaksel, Solusi Kurangi Banjir

Pemerintah DKI Jakarta Resmikan Dua Embung untuk Cegah Banjir

Jakarta, CNN Indonesia — Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meresmikan dua embung atau kolam penampungan air untuk membantu mencegah banjir di Ibu Kota, yaitu Embung Pemuda Srengseng Sawah dan Embung Pesanggrahan di Jakarta Selatan.

Luas Area Resapan yang Luas untuk Maksimalkan Penampungan Air

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut kedua fasilitas ini memiliki area resapan yang sangat luas sehingga dapat menahan tumpahan air secara maksimal saat hujan deras turun. Dengan luas catchment area yang mencapai ratusan hektar, embung ini memiliki daya tampung yang signifikan untuk mencapai 10 hingga 20 persen air hujan ketika terjadi cuaca ekstrem.

Meski embung ini sudah berdiri, Pramono menekankan pentingnya perawatan yang berkala dan tepat untuk memastikan fungsionalitasnya. Pembangunan fasilitas saja tidak cukup tanpa perawatan yang baik, sehingga instansi terkait harus benar-benar menjaga kondisi fisik embung agar tetap berfungsi optimal.

Peran Embung Pemuda dan Embung Pesanggrahan dalam Pengendalian Banjir

Bertahap dibangun sejak tahun 2023, Embung Jagakarsa serta Embung Srengseng Sawah merupakan elemen penting dalam upaya pencegahan banjir di Jakarta Selatan. Embung Jagakarsa ditargetkan untuk menekan genangan di beberapa wilayah di Lenteng Agung, sementara Embung Srengseng Sawah fokus dalam meredam potensi banjir di Kelurahan Srengseng Sawah.

Dengan kapasitas tampung yang besar dan luas catchment area yang mencakup ratusan hektar, kedua embung ini menjadi infrastruktur vital dalam sistem pengendalian air di wilayah Jakarta Selatan. Tidak hanya berfungsi sebagai sarana teknis pengendali banjir, embung ini juga dapat dimanfaatkan sebagai ruang terbuka hijau serta fasilitas publik alternatif untuk kegiatan rekreasi masyarakat.

Source link