Kapolda Metro Jaya Naik Pangkat Menjadi Jenderal Bintang Tiga
Jakarta, CNN Indonesia — Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengumumkan kenaikan pangkat Kapolda Metro Jaya menjadi jenderal bintang tiga atau Komisaris Jenderal (Komjen) sebagai tindak lanjut dari arahan Presiden RI Prabowo Subianto. Hal ini juga berlaku untuk Pangdam Jaya yang saat ini dijabat oleh seorang perwira tinggi TNI AD berpangkat Letnan Jenderal.
Detail Kenaikan Pangkat
Listyo menjelaskan bahwa Presiden Prabowo sebelumnya telah memerintahkan agar jabatan Pangdam Jaya dan Kapolda Metro Jaya di Jakarta diisi oleh perwira tinggi berpangkat bintang tiga. Seiring dengan keputusan tersebut, Kapolda Metro Jaya saat ini, Asep Edi Suheri, naik pangkat dari Inspektur Jenderal (Irjen) bintang dua menjadi Komisaris Jenderal (Komjen) bintang tiga.
Peningkatan Pangkat
Perubahan pangkat Kapolda Metro Jaya menjadi bintang tiga terjadi baru-baru ini, yang dikonfirmasi oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto. Hal ini berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 38/POLRI/TAHUN 2026 tertanggal 13 Mei 2026. Sedangkan peningkatan pangkat Pangdam Jaya, yang terjadi pada Maret 2026, membuat Pangdam Jaya Deddy Suryadi menjadi satu-satunya Letnan Jenderal yang memimpin suatu Kodam.
Asep Edi Suheri, Kapolda Metro Jaya yang baru, merupakan lulusan Akademi Kepolisian pada tahun 1994. Dikenal dengan pengalamannya dalam bidang reserse dan penegakan hukum, Asep telah menangani berbagai kasus, mulai dari kejahatan siber, narkotika, hingga kejahatan lintas negara. Sebelum menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya, Asep telah menduduki berbagai posisi strategis dalam kepolisian.
Kenaikan pangkat ini menunjukkan komitmen Presiden Prabowo dalam memperkuat keamanan dan penegakan hukum di wilayah Jakarta tersebut. Dengan adanya jenderal bintang tiga yang memimpin Polda dan Kodam di Jakarta, diharapkan kinerja penegakan hukum dan keamanan di ibu kota bisa semakin optimal dan berkualitas.












