Vandalisme Sinyal di Stasiun Daru Ganggu Perjalanan KRL
Jakarta, CNN Indonesia — Perjalanan kereta rel listrik (KRL) Commuter Line dilaporkan mengalami gangguan akibat adanya dugaan aksi vandalisme terhadap perangkat persinyalan di lintasan antara Stasiun Daru hingga Stasiun Parung Panjang. Informasi ini diumumkan langsung oleh pihak KAI Commuter melalui unggahan di akun media sosial resmi mereka @CommuterLine, pada Jumat 8 Mei, pukul 06.29 WIB.
Menurut KAI Commuter, terdapat indikasi vandalisme pada perangkat persinyalan di antara Stasiun Daru-Parung Panjang. Akibat kerusakan pada sistem persinyalan tersebut, petugas terpaksa melakukan penyesuaian pola operasi demi mengutamakan keselamatan penumpang.
Gangguan Perjalanan dan Penyesuaian Operasi
Akibat adanya kerusakan pada sistem persinyalan, pergerakan rangkaian kereta yang melintas di area tersebut kini harus diatur secara bergantian. Dampaknya, perjalanan Commuter Line mengalami pergantian keluar masuk di stasiun. Pihak manajemen KAI Commuter juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang akibat gangguan ini.
Menyikapi potensi antrean rute dan penumpukan penumpang akibat kejadian vandalisme ini, pihak KAI Commuter terus melakukan pemantauan dan penanganan masalah agar perjalanan KRL dapat kembali normal sesegera mungkin.
Sejauh ini, belum ada informasi terkait penangkapan pelaku vandalisme tersebut. Namun, KAI Commuter berkomitmen untuk menyelesaikan masalah ini dan memastikan keamanan serta kenyamanan perjalanan para penumpangnya.










