Tiga orang mengalami luka bakar akibat ledakan pada instalasi saluran limbah (bio-filter) di area kuliner lantai dasar Teras Malioboro 1, Gondomanan, Kota Yogyakarta, DIY, pada Senin. PS Kasi Humas Polresta Yogyakarta, Ipda R Anton Budi Susilo, menjelaskan bahwa peristiwa ini terjadi pada pagi sekitar pukul 07.20 WIB ketika seorang saksi mendengar suara dentuman keras dari arah lantai depan warung. Material konblok lantai terangkat dan hancur, mengungkap adanya empat lubang saluran limbah atau bio-filter yang meledak secara bersamaan.
Paparan gas panas dari dalam saluran mencapai tiga orang korban, yang merupakan satu keluarga dan berada di sekitar lokasi kejadian. Ketiganya adalah ZA (60), MI (54) dan O (15) dari Kabupaten Bangkalan. Tim pengamanan segera koordinasi dengan pengamanan PSC Kota Yogyakarta dan meminta bantuan medis. Para korban dievakuasi dan dibawa menuju RSUP Dr Sardjito menggunakan ambulans untuk penanganan medis lebih lanjut, dengan mengalami luka bakar di lengan, wajah, leher, dan kaki.
Hasil olah tempat kejadian sementara menunjukkan ledakan disebabkan oleh akumulasi gas pada saluran air limbah atau bio-filter yang tersumbat. Penyumbatan ini menghasilkan gas metana (CH_4) dalam jumlah besar tanpa sirkulasi ventilasi yang memadai, menyebabkan tekanan tinggi di ruang tertutup dan kegagalan struktur penutup saluran sehingga terjadi ledakan fisik. Polisi menyarankan Pengelola Teras Malioboro 1 dan dinas terkait untuk segera melakukan pengurasan dan pembersihan massal pada instalasi bio-filter di kawasan tersebut, dengan pemasangan pipa ventilasi tambahan untuk mencegah akumulasi gas metana.
Menurut informasi dari Pak Kapolsek Gondomanan, ketiga korban sudah kembali pulang setelah pengobatan, dan pihak dari Teras 1 bertanggung jawab terkait perawatan mereka. Sementara itu, polisi sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab ledakan tersebut dan proses rekayasa ulang instalasi bio-filter di area tersebut.






