Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf memastikan pemberangkatan jemaah haji 2026 tetap sesuai jadwal meskipun perang masih terjadi di Timur Tengah. Irfan mengatakan bahwa jadwal pemberangkatan jemaah calon haji tidak mengalami perubahan, dengan tanggal 21 April 2026 sebagai jadwal masuk asrama haji dan tanggal 22 April untuk keberangkatan. Kementerian Haji dan Umrah telah menyiapkan segala persiapan yang diperlukan dan tinggal menunggu hari keberangkatan, mirip dengan proses yang dilakukan saat menyelenggarakan pernikahan.
Pemerintah terus memantau konflik di Timur Tengah dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan proses haji berjalan lancar. Gus Irfan berharap konflik di Timur Tengah dapat mereda sehingga umat Muslim dapat melaksanakan ibadah haji dengan kedamaian. Serangan yang terjadi di negara-negara Teluk seperti Arab Saudi akibat perang panjang yang dipicu oleh Amerika Serikat dan Israel juga menjadi perhatian serius dalam proses persiapan pemberangkatan jemaah haji.
Menghormati proses haji umat Islam dari seluruh dunia diharapkan dapat menurunkan tensi konflik di Timur Tengah, sehingga umat Muslim dapat menjalankan ibadah haji dengan tenang dan khusyuk. Dengan demikian, perang panjang di Timur Tengah yang berdampak luas di wilayah Teluk dan negara-negara sekitarnya diharapkan dapat segera berakhir.






