Prabowo Diminta Temui Trump agar Dapat Mengakhiri Serangan ke Iran

Wakil Presiden ke-10 dan 12 RI, Jusuf Kalla alias JK, meyakini bahwa upaya mendamaikan atau menjadi penengah antara Amerika Serikat-Israel dan Iran yang tengah berkonflik bukanlah tugas yang mudah. JK mengapresiasi Prabowo Subianto yang menawarkan diri untuk memediasi konflik tersebut, namun ia berpendapat bahwa pihak yang perlu didekati adalah Presiden AS, Donald Trump. Menurut JK, inisiatif Prabowo Subianto adalah langkah yang baik, tetapi mendamaikan dalam situasi konflik seperti ini sangatlah sulit. Oleh karena itu, JK menyarankan agar Trump, yang menjadi pihak penyerang, didatangi sebagai langkah yang lebih efektif.

JK juga mengusulkan agar Board of Peace (BOP), yang merupakan badan bentukan Trump yang beranggotakan AS, Israel, dan Indonesia, digunakan sebagai sarana untuk mendamaikan konflik tersebut. Menurutnya, pemerintah Indonesia sebaiknya meminta agar Board of Peace tersebut dimanfaatkan untuk mencapai perdamaian. JK hadir bersama Presiden-Wapres sebelumnya dan mantan Menteri Luar Negeri dalam pertemuan di Istana Kepresidenan Jakarta atas undangan Prabowo Subianto, di mana kondisi geopolitik global dan situasi Iran juga dibahas.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri RI menyatakan bahwa Prabowo Subianto siap menjadi fasilitator dialog di kawasan Timur Tengah, terutama terkait serangan AS dan Israel ke Iran. Presiden Indonesia bahkan bersedia bertolak ke Teheran untuk melakukan mediasi jika disetujui kedua belah pihak. Dalam situasi yang tegang dan membara ini, Prabowo menunjukkan kesiapannya untuk membantu mengembalikan kondisi keamanan yang kondusif. Semua upaya ini dilakukan untuk mencapai perdamaian yang diharapkan oleh banyak pihak.

Source link