BNPB melaporkan bahwa 34 desa di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah terendam banjir akibat hujan dengan intensitas tinggi sejak Minggu malam. Ribuan warga terdampak oleh banjir yang disebabkan oleh kiriman air dari hulu Sungai Glugu, Sungai Jajar, dan Sungai Tuntang yang menyebabkan sungai meluap. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyatakan bahwa sebanyak 5.214 kepala keluarga terdampak dan satu unit rumah dilaporkan rusak berat. Banjir juga mempengaruhi beberapa kecamatan di daerah tersebut dengan berbagai tinggi muka air. BPBD telah melakukan tindakan evakuasi warga, distribusi logistik, pemantauan lapangan, serta penguatan tanggul darurat di beberapa titik. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memperingatkan adanya potensi hujan intensitas tinggi dalam dua hari mendatang, meningkatkan ancaman banjir susulan. Masyarakat diminta untuk meningkatkan kesiapsiagaan, mengikuti informasi resmi pemerintah daerah, dan segera mengungsi ke tempat yang lebih aman jika debit air meningkat, karena keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam penanganan darurat banjir di Grobogan.
Banjir Terjang 34 Desa Grobogan, 5.214 KK Terdampak
Read Also
Recommendation for You

Polda Sumatera Selatan (Sumsel) memastikan bahwa jalur tol fungsional Palembang-Banyuasin siap digunakan oleh para pemudik…

Ramadan 1447 Hijriah memasuki hari ke-20, Selasa (10/3). Imsak merupakan penanda waktu untuk bersiap-siap berhenti…

Ratusan rumah di Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Banten, masih dilanda banjir dengan ketinggian…

Ramadan tahun 1447 Hijriah telah mencapai hari ke-19, Senin (9/3). Umat Muslim dianjurkan untuk makan…








