Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, menyampaikan bahwa bencana seperti banjir di Sumatra bukan hanya disebabkan oleh faktor alam, tetapi juga karena ulah manusia. Menurut Megawati, banjir yang mengakibatkan kerusakan di kota-kota Sumatra dan menelan ribuan korban disebabkan oleh pembukaan hutan untuk eksploitasi lahan. Dia menegaskan bahwa kerusakan alam, termasuk deforestasi, sebenarnya disahkan oleh kebijakan yang menguntungkan pemberian konsesi besar, sehingga memungkinkan deforestasi, perampasan tanah, dan penghancuran ekosistem.
Dalam pidatonya dalam peringatan HUT PDIP ke-53 dan Rakernas I Tahun 2026, Megawati menambahkan bahwa demi pembangunan, kerusakan alam dan penghancuran ekosistem seringkali diabaikan. Dia meminta kesadaran bahwa manusia seharusnya menjaga kesatuan kehidupan dengan alam, bukan menjadikan dirinya sebagai penguasa. Megawati juga mengingatkan bahwa pemulihan daerah Sumatra setelah bencana banjir dan longsor tidaklah cukup hanya dalam satu tahun. Oleh karena itu, dia mendorong seluruh kader PDIP untuk bersatu dan memberikan bantuan kepada para korban.












