Reuni Akbar 212 akan digelar di Silang Monas, Jakarta Pusat, dengan mengusung tema “Revolusi Akhlak untuk Selamatkan NKRI dari Penjahat dan Merdekakan Palestina dari Penjajah”. Ketua Steering Committee (SC) Ahmad Shobri Lubis menyatakan tujuan utama acara tersebut adalah untuk memperkuat persatuan umat, yang menjadi dasar Aksi Bela Islam 212 pada tahun 2016. Spirit 212 yang telah dibangun selama sembilan tahun bertujuan untuk memperkuat Ukhuwah Islamiyah, Ukhuwah Wathaniyah, dan Ukhuwah Insaniyah. Oleh karena itu, Reuni Akbar 212 tetap diadakan tahun ini.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang dimulai dengan qiyamullail hingga shalat subuh berjamaah, rangkaian kegiatan tahun ini akan diawali dengan shalat Magrib berjamaah, dilanjutkan dengan zikir, doa bersama, dan tausiyah para ulama. Panitia mengundang Presiden Prabowo Subianto, sejumlah menteri, pejabat terkait, dan Habib Rizieq Shihab untuk hadir dalam acara tersebut. Tujuan dari Reuni Akbar 212 adalah menciptakan kebersamaan antara pemerintah dan umat dalam suasana religius dan kebangsaan.
Panitia juga mendorong partisipasi umat Islam dari berbagai daerah untuk hadir. Peserta diimbau membawa sajadah, payung, atau jas hujan mengingat kegiatan digelar pada musim hujan. Dengan demikian, diharapkan Reuni Akbar 212 dapat menjadi wadah untuk menyatukan umat Islam dalam memohon hidayah, keamanan, dan keberkahan bagi Indonesia agar tercapai tujuan bernegara sebagaimana cita-cita para pendiri bangsa.












