Gus Yahya: Pemakzulan Ketum PBNU, Jangan Berprasangka

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menegaskan bahwa dia tidak mau berprasangka buruk terhadap siapapun terkait dengan isu pemakzulan dari posisi Ketum PBNU. Menurut Gus Yahya, rumor yang beredar tentang pemakzulannya sudah liar dan tak karuan di masyarakat, namun dia memilih untuk tidak bersikap gegabah. Sebagai pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin di Leteh, Rembang, Jawa Tengah, Gus Yahya menyatakan bahwa sebelum rumor pemakzulannya tersebar, dia sudah diisukan dengan tuduhan negatif yang bervariasi. Meskipun demikian, Gus Yahya menegaskan bahwa dia tidak ingin bersikap gegabah atau bertindak berdasarkan prasangka terhadap siapapun terkait isu pemakzulan dirinya. Belum ada kejelasan terkait keabsahan dokumen risalah yang mencuatkan isu pemakzulan dari posisi Ketua Umum PBNU ini. Gus Yahya mengaku hanya akan mengambil sikap apabila terdapat kejelasan mengenai situasi tersebut, namun tidak akan bertindak berdasarkan rumor atau prasangka semata. Gus Yahya juga menekankan bahwa ia tidak memiliki cukup keberanian untuk menuduh seseorang tanpa bukti yang jelas.

Source link