Polisi mengungkapkan bahwa Alvaro Kiano Nugroho, seorang bocah yang sudah hilang selama 8 bulan, akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal. Kapolsek Pesanggrahan, AKP Seala Syah Alam, menyatakan bahwa Alvaro telah ditemukan meninggal dunia, namun informasi tentang tersangka dan kronologinya belum bisa diungkapkan. Seala juga menyatakan bahwa tersangka telah diamankan.
Alvaro Kiano Nugroho dilaporkan hilang sejak 6 Maret setelah pergi untuk melaksanakan salat Magrib di masjid dekat rumahnya di Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Setelah salat, Alvaro tidak kembali pulang, sehingga keluarga mulai mencari keberadaannya. Ciri-ciri terakhir Alvaro adalah mengenakan kaos hitam, celana panjang hitam, dan sandal hitam, serta memiliki fisik berkulit gelap, bertubuh kurus, rambut cepak, dan lesung pipi.
Kakek Alvaro, Tugimin, menduga bahwa Alvaro kemungkinan diculik oleh seorang pria yang mengaku sebagai ayahnya. Informasi ini diperoleh dari marbut Masjid Al-Muflihun, tempat terakhir Alvaro terlihat sebelum menghilang. Keluarga kemudian memutuskan untuk melaporkan kejadian ini ke polisi.












