Tim SAR gabungan berhasil menemukan delapan korban meninggal akibat kecelakaan kapal feri yang tenggelam di Sungai Mahakam, wilayah Ujoh Halang, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Kalimantan Timur. Dari 28 penumpang yang diangkut oleh kapal penyeberangan tersebut, 20 orang selamat. Setelah proses pencarian selama dua hari, delapan korban yang sebelumnya hilang berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Operasi pencarian dilakukan setelah menerima laporan kecelakaan kapal feri yang diduga kelebihan muatan dan tenggelam pada Senin (10/11) malam. Tim SAR Balikpapan bergerak ke lokasi kejadian pada Selasa (11/11) dini hari dan tiba di tempat pencarian pada hari yang sama. Pada hari kedua operasi, Tim SAR gabungan melanjutkan proses pencarian dengan menyisir permukaan air, observasi di sekitar lokasi kapal tenggelam, dan melakukan penyelaman oleh tim khusus.
Hasil pencarian mencatat penemuan delapan korban yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban pertama ditemukan dengan jarak 3,69 km dari titik kejadian. Selanjutnya, korban lainnya ditemukan di lokasi berbeda dengan rentang jarak antara 100 meter hingga 13 kilometer dari tempat kejadian. Meskipun upaya penyelaman sempat terhenti karena kondisi arus yang deras, Tim SAR tetap melanjutkan operasi dengan penyisiran di permukaan sungai.
Operasi SAR melibatkan berbagai unsur seperti Tim Rescue Kantor SAR Balikpapan, Polres Kubar, Brimob Kompi 2, Polairud Resor Kubar, BPBD Provinsi Kaltim dan Kubar, Dinas Perhubungan, TNI, tenaga medis, serta masyarakat setempat. Dengan berhasilnya penemuan seluruh korban, operasi SAR diusulkan ditutup dan unsur-unsur terlibat kembali ke satuan masing-masing. Terima kasih disampaikan kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah bekerja sama dalam operasi SAR ini.










