Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa semua tindakan yang melanggar nilai-nilai moralitas harus dianggap sebagai musuh bersama. Hal ini mengemuka sebagai respons terhadap kontroversi yang melibatkan seorang pendakwah asal Kediri, Jawa Timur, bernama Gus Elham, yang dikecam karena mencium anak perempuan. Menurut Menag Nasaruddin, setiap individu harus menjauhi perilaku yang tidak etis karena tidak hanya merugikan diri sendiri tetapi juga institusi yang mewakilinya. Meskipun kasus ini menjadi sorotan publik, Nasaruddin mendorong untuk tidak mengeneralisir insiden ini terhadap seluruh lembaga keagamaan. Beliau menekankan pentingnya penyelesaian kasus secara spesifik dan memastikan agar lembaga keagamaan dan pendidikan menjadi tempat yang aman bagi siapa pun. Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i juga menilai perilaku Gus Elham yang mencium anak-anak tidak pantas, terutama karena dilakukan oleh seorang pemuka agama. Kementerian Agama telah menerapkan pedoman tegas dalam menciptakan lingkungan ramah anak di madrasah dan pesantren guna melindungi hak-hak anak sebagai peserta didik. Meskipun Gus Elham telah meminta maaf atas kejadian tersebut, publik tetap mengutuk tindakannya. Video yang viral tersebut menimbulkan gelombang kecaman secara luas dan menuntut agar kasus ini diselidiki lebih lanjut.
Mengapa Bertentangan Moralitas Harus Dijauhi
Read Also
Recommendation for You

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan apresiasi terhadap putusan Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta yang menghukum…

RS Polri Kramat Jati kembali mengidentifikasi tujuh jenazah korban kebakaran Gedung Terra Drone di Cempaka…

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Jawa Timur, memutuskan untuk menunda rencana pembangunan tanggul laut yang bertujuan…
Pemilik wedding organizer (WO) Ayu Puspita kini tengah mendapat tekanan hukum dari pihak kepolisian dengan…

Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) telah memulai Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di sejumlah wilayah untuk…






