Berita  

Warga Baduy Dibegal: Reaksi Tokoh Adat dan Dampaknya

Tokoh adat di pedalaman Kabupaten Lebak, Banten turun tangan dalam peristiwa begal yang menimpa warga Baduy saat berdagang di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Medi, perwakilan adat Badut, meminta pelaku kejahatan tersebut menyerahkan diri ke kepolisian setempat. Pelaku diduga empat orang yang mengendarai dua sepeda motor dan merampas uang Rp3 juta, handphone, dan madu milik korban bernama Repan (17). Peristiwa tersebut terjadi ketika korban menjual madu dan aksesori adat Baduy di Rawasari, Cempaka Putih.

Tokoh adat Baduy mengutuk perbuatan pelaku dan berharap penegakan hukum segera dilakukan. Mereka berdoa agar aparat kepolisian segera menangkap pelaku dan menjalani proses hukum yang seharusnya. Repan, yang menjual madu ke Jakarta, berjalan kaki selama tiga hari karena aturan adat melarang penggunaan kendaraan. Kejadian begal ini mengejutkan tokoh adat karena sebelumnya korban telah menjalani berbulan-bulan berjualan dengan aman. Sekarang, kepolisian sedang memburu pelaku kejahatan tersebut dan berharap mereka segera tertangkap.

Source link