Berita  

6 Orang Ditangkap Setelah Demo Sopir Truk Ricuh

6 Orang Ditangkap Setelah Demo Sopir Truk Ricuh

Demo para pengemudi truk di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, pada Rabu (2/7), semula berjalan tertib sebelum akhirnya berubah ricuh. Polisi kemudian mengamankan sekitar enam orang yang diduga terlibat dalam aksi tersebut. Mereka kini masih dimintai keterangan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

Aksi Sempat Tertib, Lalu Jalan Ditutup Massa

AKBP A Kahfi, Kabag Ops Polres Metro Jakarta Pusat, mengatakan bahwa situasi mulai memanas ketika massa memblokade ruas jalan. Langkah itu membuat aparat terpaksa mengambil tindakan pembubaran agar arus lalu lintas kembali normal. Menurut Kahfi, pengamanan dilakukan setelah kondisi di lapangan tak lagi kondusif.

Usai pembubaran, Jalan Medan Merdeka Selatan kembali bisa dilalui kendaraan. Truk-truk yang sebelumnya terparkir di lokasi juga sudah tidak terlihat, menandakan massa mulai meninggalkan titik aksi. Pembubaran diarahkan menuju Tugu Tani, dengan massa diminta kembali ke alamat masing-masing.

Tuntutan Sopir Truk: ODOL dan Ancaman Kriminalisasi

Dalam aksinya, para sopir truk menyuarakan keberatan atas kebijakan penertiban kendaraan kelebihan muatan atau zero over dimension over loading (ODOL). Mereka mendesak agar penerapan kebijakan itu ditunda. Selain itu, massa juga meminta agar tidak ada kriminalisasi terhadap sopir maupun pemilik armada truk yang terdampak aturan tersebut.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.