Kebakaran Kapal Putri Yasmin: Kejadian di Sekotong Lombok Barat

Kapal Motor Penyeberangan KMP Putri Yasmin Terbakar di Perairan Lombok Barat

Jakarta, CNN Indonesia — Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin dilaporkan mengalami kebakaran saat melintas di perairan Pantai Sekotong, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (12/8/2026) dini hari Wita.

Kebakaran Kapal Terjadi di Perairan Sekotong, Lombok Barat

Kantor SAR Mataram menyatakan kebakaran KMP Putri Yasmin yang sedang melintas perairan Sekotong, Lombok Barat, dilaporkan Nakhoda Rescue Boat (RB) 220 Mataram, Nurdin, sekitar pukul 04.39 Wita. Peristiwa kebakaran kapal diperkirakan terjadi sekitar pukul 04.15 Wita.

Humas Kantor SAR Mataram, I Gusti Lanang Wiswananda, mengatakan lokasi kejadian kebakaran kapal berada pada koordinat 8°43’12.37″S-115°47’35.93″E di perairan Pantai Sekotong dengan jarak lurus sekitar 16,84 Nautical Miles (Nm) dan heading 272,37 dari posisi RB 220 Mataram.

Evakuasi dan Penanganan di Lokasi Kebakaran

Tim Rescue segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan upaya pertolongan dan evakuasi. Mereka berangkat pada pukul 04.45 Wita dan diperkirakan tiba di lokasi kejadian pada pukul 05.10 Wita. Saat ini, tim SAR yang dikerahkan sedang melakukan tindakan penanganan di lokasi kejadian.

Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, menekankan bahwa keselamatan jiwa seluruh penumpang dan kru kapal adalah prioritas utama. Kantor SAR Mataram telah mengerahkan berbagai peralatan dan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait evakuasi dan penanganan kebakaran kapal.

Penyebab kebakaran serta jumlah penumpang dan anak buah kapal (ABK) di atas KMP Putri Yasmin masih dalam proses pendataan. Sebelumnya, video viral memperlihatkan kepanikan penumpang kapal akibat kepulan asap, namun seluruh penumpang telah mengenakan pelampung untuk keselamatan.

Berdasarkan laporan ini, dapat disimpulkan bahwa kebakaran kapal KMP Putri Yasmin di perairan Lombok Barat telah memicu respons cepat dari tim SAR untuk evakuasi dan penanganan yang segera dilakukan.

Source link