Berita  

Pemotor Angkuh: Invasi Trotoar dan Teguran di Depok

Pemotor Angkuh yang Mengaku Tentara Viral di Media Sosial

Pengendara motor (pemotor) yang mengaku sebagai anggota tentara dan marah saat ditegur karena melanggar aturan dengan melaju di trotoar di Jalan Kartini, Kota Depok, menjadi viral di media sosial. Namun, TNI telah membantah klaim pemotor tersebut.

Kolonel Ginanjar Wahyutomo menyatakan bahwa setelah melakukan pengecekan di lapangan, ternyata pemotor tersebut bukanlah anggota TNI. Dari klarifikasi yang dilakukan, diketahui bahwa pemotor tersebut merupakan seorang karyawan swasta.

Klarifikasi dari Pelaku

Dalam video yang beredar luas, terlihat seorang pejalan kaki menegur pemotor tersebut karena melanggar aturan dengan melaju di trotoar yang seharusnya diperuntukkan bagi pejalan kaki. Pemotor yang mengenakan baju batik ini terus melaju di atas trotoar dan melawan arah.

Perekam video menegur,”Ini untuk pejalan kaki, bukan untuk motor. Ini kalau Anda turun di sini, jangan lakukan hal yang salah.” Namun, pemotor dengan tegas menjawab bahwa dia adalah anggota, tetapi perekam video tetap menegur bahwa tindakan pemotor tersebut tidak benar.

Pemotor kemudian turun dari motornya dan menghampiri perekam video, membela diri dengan mengatakan bahwa rumahnya dekat dari lokasi tersebut. Setelah video tersebut viral, pemotor merilis video klarifikasi yang didampingi oleh dua anggota TNI.

Minta Maaf dan Klarifikasi Identitas

Pemotor bernama Syaiful Anwar mengklarifikasi bahwa dia bukan anggota TNI, melainkan seorang marketing. Ia mengungkapkan permintaan maaf atas kesalahpahaman yang terjadi serta penggunaan trotoar yang melanggar aturan.

Syaiful meminta maaf kepada institusi TNI dan seluruh anggotanya atas pencemaran nama baik yang terjadi. Dia juga memohon maaf kepada para pejalan kaki yang merasa terganggu dengan perilakunya di trotoar. Dengan tegas, Syaiful menyatakan bahwa dirinya adalah warga biasa, bukan anggota TNI.

Source link