Bazar Parfum Lokal Jagat Aroma: Ajang Pameran Unik yang Meriah
Bazar wewangian lokal, Jagat Aroma, yang diadakan di City Hall Pondok Indah Mall sejak Jumat, 29 Mei 2026, berhasil menarik perhatian ribuan pengunjung. Lebih dari 100 merek parfum dalam negeri, mulai dari yang sudah terkenal hingga brand baru, turut serta dalam acara ini untuk memperkenalkan produk dan menjangkau pasar yang lebih luas.
Pertumbuhan Industri Parfum Lokal
Pameran yang diselenggarakan oleh The People’s Pleasure ini memperlihatkan perkembangan industri parfum Indonesia yang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Dengan semakin banyaknya merek baru, inovasi produk, dan minat konsumen yang meningkat, parfum lokal semakin diterima dengan baik di pasaran.
Menurut Nugroho Adi, Operation Manager The People Pleasure, setiap pameran yang mereka adakan selalu ramai pengunjung. Dengan contoh sukses pameran sebelumnya di AEON Tanjung Barat dan Pondok Indah Mall, menjadikan Jagat Aroma sebagai acara yang dinantikan setiap tahunnya.
Keberagaman Brand dan Inovasi Produk
Di Jagat Aroma, banyak brand parfum lokal yang selalu menjadi sorotan, antara lain Humans (HMNS), Project 1945, Octarine, dan Bali Surfer’s Perfume. Salah satu brand yang menarik perhatian pengunjung adalah BSP dari Bandung.
BSP menawarkan promo menarik berupa diskon dan bonus produk untuk pembelian parfum mereka. Varian terbaru, Surfing under the Moonlight, dengan paduan aroma citrus, woody, dan rempah, berhasil menggoda banyak pengunjung dengan keunikan aromanya yang terinspirasi dari Bali.
Ekspansi Merek Lokal ke Pasar Internasional
Tidak hanya populer di dalam negeri, banyak brand parfum local sudah mulai menembus pasar di Asia Tenggara, terutama Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam. Dengan kehadiran perwakilan dari negara tetangga dalam Jagat Aroma, seperti Founder Me-You Market dari Singapura dan General Manager Fragrance Festival Malaysia (FFM), para pembuat parfum lokal semakin siap bersaing di pasar global.
Komitmen untuk membantu merek-merek lokal merambah pasar internasional menjadi fokus utama, seperti yang diungkapkan oleh Nugroho Adi, yang berharap merek-merek parfum Indonesia dapat menjadi pemimpin pasar bukan hanya di dalam negeri saja.












