Razia Narkoba Riau: Anak Kepala Daerah dan Selebgram Terjaring







13 Orang Terjaring Razia Narkoba di Pekanbaru, Salah Satunya Anak <a href="https://portalmetrotv.com/2026/06/02/mensesneg-bongkar-alasan-prabowo-copot-pejabat-bgn/">Kepala</a> Daerah

13 Orang Terjaring Razia Narkoba di Pekanbaru

Jakarta, CNN Indonesia — Sebanyak 13 orang terjaring razia gabungan antinarkoba di Kota Pekanbaru, Riau. Dari belasan orang itu, ada yang merupakan selebgram hingga satu pria diduga anak kepala daerah berinisial AF.

AF diamankan di tempat hiburan malam bersama teman-temannya. Saat petugas POM TNI dan Propam Polda Riau datang, para remaja diduga sedang pesta narkoba.

Penggerebekan dan Penangkapan

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Muharman, menyatakan bahwa 13 orang penyalahguna narkotika tersebut kemudian diserahkan ke Polresta Pekanbaru. Mereka terdiri atas delapan pria dan lima wanita dari berbagai daerah di Riau.

Di antara mereka terdapat AF (21), KS (32), RR (22), GFA (23), TT (28), FAY (24), FER (22), IRF (22), FA (23), SAP (22), ARS (23), dan SA (23) yang ternyata merupakan seorang selebgram dengan nama alias Cut Salsa.

Barang Bukti dan Penanganan

Barang bukti yang disita termasuk ganja kering sebanyak 9,8 gram dan cairan etomidate dari pelaku FER, serta 1,2 gram ganja kering dari pelaku FAY. Semua pelaku kemudian diperiksa urine di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau dan hasilnya menunjukkan positif narkoba.

Terkait dengan anak pejabat di Kabupaten Pelalawan, Kombes Muharman enggan memberikan keterangan lebih lanjut. Penanganan perkara dilakukan Tim Asesmen Terpadu (TAT) yang melibatkan berbagai instansi terkait.

Hasil asesmen menyebut salah satu pelaku akan dijadikan tersangka, satu orang dirawat inap selama 3 bulan, dan 11 orang lainnya menjalani rawat jalan. Pelaku AF, yang merupakan anak kepala daerah, positif mengonsumsi ganja dan etomidate.

Demikianlah rangkaian peristiwa razia narkoba di Pekanbaru yang melibatkan sejumlah individu dari berbagai latar belakang dan daerah di Riau.

Source link

Source link


Source link