AC Milan Siap Berbenah Pasca Kegagalan Liga Champions
Pemilik mayoritas AC Milan, Gerry Cardinale, melalui perusahaannya RedBird Capital Partners, sedang bersiap untuk melakukan langkah drastis dengan merombak jajaran manajemen dan pelatih utama klub. Keputusan ini diambil setelah tim gagal lolos ke Liga Champions musim depan.
Rencana Perombakan Besar-besaran
Langkah restrukturisasi ini diprediksi akan mengincar pos-pos kunci dalam organisasi klub. Beberapa nama yang disebutkan termasuk CEO Giorgio Furlani, Direktur Olahraga Igli Tare, Direktur Teknis Geoffrey Moncada, serta Senior Advisor klub, Zlatan Ibrahimovic. Nasib pelatih utama Massimiliano Allegri juga turut dipertanyakan.
Tindakan Tanggap Pasca Kegagalan
Keputusan ini diumumkan setelah AC Milan gagal meraih tiket Liga Champions pada pertandingan terakhir Serie A musim 2025/2026. Berita mengenai rencana perombakan ini dirilis pada 26 Mei 2026 pukul 00:32 waktu setempat, sebagai respons langsung atas hasil buruk tersebut.
Kegagalan tersebut terjadi dalam laga tandang di markas Cagliari, di mana AC Milan menelan kekalahan menentukan yang mengubur harapan mereka. Hasil ini menjadi penentu posisi akhir I Rossoneri di klasemen Serie A Italia.
Alasan di Balik Perombakan
Langkah drastis ini diambil untuk menyegarkan klub dan mencari solusi atas performa yang mengecewakan. Pemilik klub ingin memastikan AC Milan kembali ke jalur sukses dan bersaing di kancah tertinggi, seperti yang diharapkan oleh para suporternya.












