Peluang Pengembangan Jalur LRT Menuju PIK 2 dan Bandara Soetta

Jalur LRT Jakarta Akan Dikembangkan hingga ke PIK 2 dan Bandara Soetta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan rencana pengembangan jalur Light Rail Transit (LRT) Jakarta hingga kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 dan langsung terhubung dengan Bandara Soekarno-Hatta. Hal ini disampaikan pada peresmian area klenteng Tian Fu Gong di PIK.

Menurut Pramono, pengembangan jalur LRT dari Velodrome menuju PIK 2 telah dipertimbangkan sebagai upaya meningkatkan sistem transportasi massal terintegrasi di Jakarta. Hal ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat konektivitas antarkawasan di Jakarta, khususnya di wilayah utara.

Rencana Pengembangan dan Izin dari Pemerintah

Pengembangan jalur LRT Jakarta dari Velodrome hingga PIK 2 sudah mendapatkan izin dari pemerintah pusat hingga kawasan Ancol. Saat ini, jalur LRT Jakarta sedang dikembangkan dari Velodrome menuju Manggarai dengan panjang sekitar 12,2 kilometer dan 11 stasiun. Proyek ini menelan biaya sekitar Rp11,5 triliun dan direncanakan diresmikan pada bulan Agustus mendatang.

Pramono juga menyampaikan rencana pengembangan selanjutnya yang mencakup jalur yang melintasi Tanjung Priok, Jakarta International Stadium (JIS), hingga ke kawasan Ancol. Apabila jalur tersebut tersambung, seluruh jaringan transportasi di Jakarta akan terintegrasi dengan baik. Ia berharap pengembangan ini tidak hanya mengurangi kemacetan, tetapi juga meningkatkan minat masyarakat menggunakan transportasi umum di Jakarta.

Proyek Jangka Panjang untuk Sistem Transportasi Modern

Rencana pengembangan LRT hingga kawasan utara Jakarta dan PIK 2 diharapkan menjadi proyek jangka panjang strategis dalam mewujudkan sistem transportasi modern dan terintegrasi di kawasan metropolitan. Dengan tingkat konektivitas transportasi massal Jakarta yang sudah mencapai sekitar 93 persen, Pemprov DKI terus berupaya menyelesaikan jalur loop yang belum terhubung.

Source link