Kunjungan ke dokter gigi masih menjadi momok bagi sebagian anak. Menurut DOKTER Gigi Milad Shadrooh, persepsi terhadap kesehatan seringkali menjadi faktor utama yang membuat anak merasa takut. Hellosehat mengidentifikasi beberapa alasan di balik ketakutan ini, mulai dari trauma akibat pengalaman pertama yang menyakitkan, ucapan orang tua yang menakut-nakuti, hingga bayangan akan alat-alat kedokteran yang menakutkan. Selain itu, kondisi kesehatan gigi yang buruk juga dapat membuat anak enggan untuk ke dokter gigi.
Dalam upaya untuk mengubah pandangan masyarakat terhadap perawatan gigi, Milad menekankan pentingnya pendekatan yang lebih menarik, humanis, dan mudah dipahami. Dia percaya bahwa dokter gigi memiliki peranan penting dalam mendidik masyarakat tentang kesehatan gigi. Dengan pendekatan yang kreatif dan komunikatif, pesan-pesan ilmiah dapat disampaikan dengan lebih efektif dan menjangkau lebih banyak orang.
Melalui TeethTalk Academy, para dokter gigi dan pegiat kesehatan gigi diajak untuk belajar membangun komunikasi yang menarik dan relevan di era digital. Program pelatihan ini diharapkan dapat menciptakan generasi dentfluencer yang dapat memberikan edukasi yang kredibel dan komunikatif. Dengan demikian, diharapkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perawatan gigi dapat meningkat, sambil mengurangi kecemasan yang terkait dengan kunjungan ke dokter gigi.
Madhurjya Banerjee dari Oral Care Unilever juga menyoroti peran dokter gigi dalam edukasi kesehatan gigi. Dia meyakini bahwa dalam era digital, penyampaian informasi yang menarik sangat penting untuk memastikan pesan-pesan berbasis ilmiah dapat dipahami dengan baik oleh masyarakat luas. Melalui TeethTalk Academy, diharapkan para profesional kesehatan gigi dapat mengembangkan komunikasi yang lebih menarik dan mengurangi kecemasan yang dihadapi masyarakat terhadap kunjungan ke dokter gigi.












