DPR RI tengah dianggap mulai menerapkan kebijakan hemat anggaran dengan rencana efisiensi kembali APBN 2026, termasuk dengan wacana memotong gaji anggota DPR dan menteri-wakil menteri kabinet. Sekjen DPR, Indra Iskandar, menyatakan bahwa langkah penghematan telah dimulai dengan mengurangi sejumlah pos anggaran, seperti perjalanan dinas dan penggunaan listrik di kompleks parlemen.
Saat ini, Kesekretariatan DPR sedang mengurangi perjalanan dinas ASN di lingkungan DPR, kecuali untuk keperluan mendesak. Selain itu, penggunaan listrik di lingkungan kompleks parlemen juga mulai dikurangi, dengan rencana mematikan semua lampu ruang rapat pada pukul 20.00 WIB. Langkah-langkah seperti pengurangan penggunaan kendaraan internal juga akan diambil untuk mengurangi konsumsi BBM.
Hal serupa juga disampaikan dalam sidang kabinet di Istana Negara dimana Prabowo menyinggung pengurangan gaji anggota kabinet dan parlemen di tengah ketidakpastian global. Menteri Mensesneg Prasetyo Hadi juga menyatakan bahwa pemerintah sedang mengkaji wacana pemotongan gaji menteri atau anggota kabinet dan DPR sebagai upaya penghematan dalam kondisi ini. Semua langkah ini dimaksudkan untuk menjaga keseimbangan anggaran dan menekan penggunaan BBM, seiring dengan upaya meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan sumber daya.
DPR Mulai Hemat Energi dengan Mematikan Lampu Ruangan Jam 8 Malam










