PP Muhammadiyah Desak PBB Sanksi AS-Israel Serang Iran

Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menyerukan agar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bertindak tegas dan menjatuhkan sanksi kepada AS-Israel yang melancarkan serangan kepada Iran sejak Sabtu (28/2) lalu. Seruan ini disampaikan dalam keterangan tertulis resmi yang merespons situasi terkini konflik Timur Tengah. Surat tersebut diteken oleh Ketua PP Muhammadiyah, Syafiq A Mughini dan Sekretaris, Muhammad Sayuti, pada Senin (2/3).

Dalam keterangan tersebut, PP Muhammadiyah mengecam serangan oleh AS dan Israel ke Irak sebagai pelanggaran atas Hak Asasi Manusia, hukum internasional, dan pengabaian terhadap keputusan PBB. Mereka menyerukan agar PBB memberikan sanksi yang tegas terhadap kedua negara tersebut dan melaksanakannya dengan langkah nyata.

Selain itu, surat tersebut juga menyampaikan rasa prihatin atas meninggalnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dan korban lain dari serangan AS dan Israel. PP Muhammadiyah juga mendorong PBB dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) untuk mengambil langkah-langkah demi mengakhiri kekerasan dan mencegah peningkatan ketegangan di Timur Tengah, termasuk genosida terhadap bangsa Palestina.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) turut memberikan sikap resmi dengan mengutuk serangan gabungan AS dan Israel terhadap Iran. Mereka mempertanyakan posisi Dewan Perdamaian yang digagas oleh Presiden AS Donald Trump dalam persoalan Gaza dan stabilitas Timur Tengah. MUI menilai motif di balik serangan tersebut adalah upaya sistematis melemahkan Iran di kawasan dan membatasi dukungan Iran terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina.

MUI juga mendesak berbagai negara untuk menjadi juru damai guna menghentikan serangan militer yang dapat menjadi instrumen tekanan politik. MUI menilai serangan AS dan Israel ke Iran merupakan pelanggaran kedaulatan negara dan tidak sesuai dengan konstitusi Indonesia. Situasi ini dapat memicu konflik lebih luas di Timur Tengah, dan Amerika serta Israel perlu menghentikan serangan tersebut untuk menghindari eskalasi yang lebih parah.

Source link