Keterangan Seskab Teddy: Pembahasan Anggaran Pendidikan MBG

Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tidak akan mengganggu program dan anggaran pendidikan. Hal ini dikonfirmasi oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya untuk membantah narasi yang salah yang beredar di masyarakat. Di bawah kepemimpinan Prabowo, sejumlah program pendidikan tetap berjalan dan bahkan bertambah, seperti Kartu Indonesia Pintar, Program Indonesia Pintar, dan Sekolah Rakyat. Sekolah Rakyat telah dibangun sebanyak 166 unit tahun lalu, dengan rencana pembangunan tambahan 100 sekolah tahun ini. Sekolah Rakyat memberikan kesempatan pendidikan, penginapan, makanan bergizi, dan jaminan kesehatan bagi anak-anak yang sebelumnya tidak mendapatkan kesempatan sekolah. Selain itu, pemerintahan Prabowo juga melakukan renovasi sekolah rusak, dengan total 16 ribu unit sekolah diperbaiki pada tahun 2025 dengan anggaran mencapai Rp17 triliun. Pemerintah juga meningkatkan kualitas pendidikan dengan menyediakan TV digital di sekolah-sekolah. Program MBG tidak memengaruhi status guru honorer dan penghasilan tenaga pengajar, karena kewenangan insentif guru honorer adalah tanggung jawab pemda. Pemerintahan Prabowo bahkan berhasil meningkatkan insentif guru non ASN dari Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta pada tahun 2025. Tunjangan honor bagi guru juga telah ditingkatkan dengan instruksi agar pembayaran dilakukan setiap bulan, bukan tiga bulan sekali seperti sebelumnya.

Source link