Berita  

Kemenkes Ingatkan Warga: Tingkatkan Kewaspadaan Virus Nipah

Kemenkes: Masyarakat Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Virus Nipah

Kementerian Kesehatan atau Kemenkes mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap penyebaran virus nipah. Meskipun belum ada laporan kasus penularan virus nipah di Indonesia, Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit Kemenkes, Murti Utami, menjelaskan bahwa penyakit ini berasal dari kelelawar buah dan dapat menular melalui hewan perantara seperti babi melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi virus.

Murti menegaskan pentingnya kewaspadaan, terutama bagi dinas kesehatan di seluruh wilayah Indonesia, untuk terus memonitor tren kasus suspek yang terkait dengan virus nipah. Dia juga mengimbau masyarakat agar tidak mengkonsumsi nira atau aren langsung dari pohonnya karena risiko kontaminasi oleh kelelawar.

Selain itu, hasil penelitian di Indonesia telah menunjukkan potensi sumber penularan virus nipah baik melalui kelelawar maupun kontak dengan penderita. Kasus infeksi virus nipah telah meningkat di India, dengan dua kasus konfirmasi tanpa kematian dilaporkan di Distrik North 24 Parganas, West Bengal. Hal ini membuat kementerian kesehatan terus melakukan investigasi dan pengawasan terhadap kemungkinan penyebaran virus nipah.

Masyarakat diharapkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penularan virus nipah dan mengikuti anjuran serta protokol kesehatan yang telah disarankan oleh otoritas kesehatan terkait. Hal ini dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus dan memastikan kesehatan masyarakat tetap terjaga.

Source link