Kabar mengenai bencana tanah bergerak di Pamekasan, Jawa Timur, semakin mengkhawatirkan saat merembet ke pemukiman warga. Dampaknya telah memecahkan rumah warga dan merusak propertinya. Berbagai video yang beredar di media sosial menggambarkan retaknya rumah warga dan terbelahnya halaman akibat pergerakan tanah.
Ketakutan akan keruntuhan rumah mendorong warga untuk menyelamatkan barang-barang penting. Mereka tampak menumpuk dan memindahkan genteng, perabot rumah, dan perlengkapan lainnya ke tempat yang lebih aman. Bahkan, ada yang memilih mengungsi ke rumah terangga dekat atau langgar berbahan kayu untuk mengurangi risiko.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan segera merespons dengan mengirim tim bantuan ke lokasi. Mereka menegaskan bahwa langkah warga untuk mengungsi adalah langkah yang tepat mengingat situasi yang semakin memburuk. Warga diimbau untuk tetap waspada dan segera mengungsi ke tempat yang lebih aman jika tanah terus bergerak.
Ini adalah kejadian kedua di wilayah yang sama setelah sebelumnya tanah bergerak dan longsor di Desa Sana Daya merusak jalan perkampungan. BPBD siap memberikan bantuan lebih lanjut seperti tenda pengungsian jika diperlukan. Hal ini merujuk pada kebutuhan untuk memprioritaskan keselamatan dan keamanan warga di tengah kondisi darurat ini.












