Puluhan warga yang menjadi korban dugaan penipuan investasi tanah kavling ‘Tahfidz’ di kawasan Ekowisata Sentul menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kabupaten Bogor dan Kantor Bupati Bogor, di Pemda Cibinong, pada Kamis, 18 Desember 2025. Para korban menuntut Bupati Bogor segera turun tangan untuk menyelesaikan kasus yang ditaksir merugikan warga hingga puluhan miliar rupiah. Unjuk rasa tersebut difasilitasi oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Benteng Perjuangan Rakyat, dan kasus ini telah tercatat dalam Laporan Polisi tanggal 23 Agustus 2025. Para korban berasal dari berbagai daerah yang telah melunasi pembayaran kavling di dua lokasi, tapi hingga akhir tahun 2025, ratusan pembeli mengaku belum menerima hak atas tanah atau fisik lahan yang dijanjikan. Direktur LBH Benteng Perjuangan Rakyat, Andi Muhammad Yusuf, menyatakan bahwa aksi ini didasari oleh kekecewaan mendalam atas sikap diam DPRD dan Bupati Bogor. Menurut Andi, ini bukan hanya sengketa bisnis biasa, melainkan dugaan penipuan sistematis yang melibatkan ratusan warga dan kerugian puluhan miliar.
Puluhan Korban Kavling Bodong Desa Ekowisata Sentul Demo, Tuntut Keadilan
Read Also
Recommendation for You

Presiden Prabowo Subianto telah mengambil langkah tegas untuk mengembalikan aset negara senilai triliunan rupiah dari…

Ikatan Wartawan Online (IWO) menunjukkan solidaritas internalnya dengan menyalurkan bantuan tahap kedua kepada anggota yang…

Kasus hukum Laras Faizati Khairunnisa, staf di ASEAN Inter-Parliamentary Assembly (AIPA), mendapat sorotan setelah Jaksa…

Media Portal Group (MPG) menutup tahun 2025 dengan kegiatan refleksi akhir tahun yang berbeda, yaitu…

Banjir bandang akibat curah hujan ekstrem telah melanda enam kabupaten di Kalimantan Selatan (Kalsel) pada…







