Gus Yahya Respons Rencana Rapat Pleno Syuriyah PBNU: Pengungkapan Pekan Depan

Gus Yahya, juga dikenal sebagai Yahya Cholil Staquf, memberikan tanggapannya terhadap rencana Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk mengadakan Rapat Pleno pada pekan depan. Dia menyatakan bahwa rapat pleno tersebut tidak sah karena harus melibatkan Rais Aam dan Ketua Umum Tanfidziyah untuk dianggap resmi. Gus Yahya menekankan bahwa dia masih menjabat sebagai Ketua Umum PBNU setelah terpilih dalam Muktamar ke-34 di Lampung pada tahun 2021, dan perubahan jabatan hanya dapat dilakukan melalui Muktamar.

Dia juga menegaskan bahwa pernyataan tentang posisinya yang berasal dari Rapat Harian Syuriyah tidak dapat diterima karena diluar kewenangan rapat tersebut. Rencana rapat pleno tersebut merupakan hasil silaturahmi Rais Aam PBNU dengan para Syuriyah PBNU dan 36 PWNU yang diadakan di kantor PWNU Jawa Timur, Surabaya. Ketua PBNU, Ahmad Fahrur Rozi alias Gus Fahrur, mengkonfirmasi bahwa rapat pleno direncanakan akan dilaksanakan pada 9 Desember mendatang. Dengan demikian, Gus Yahya menjelaskan bahwa dia masih dalam kedudukan yang sah sebagai Ketua Umum PBNU saat ini.

Source link