Penyebab Gangguan Internet dan Listrik di Aceh Akibat Banjir

Pemadaman listrik terjadi di sejumlah daerah yang terendam banjir sejak Rabu (26/11) pagi sekitar pukul 07.30 WIB. Selain itu, warga juga mengeluhkan gangguan internet yang terjadi. Pemadaman listrik di Aceh disebabkan oleh robohnya tower transmisi 150 KV di ruas Arun-Bireuen yang dilanda banjir bandang. Akibatnya, listrik di sejumlah daerah di Aceh padam total. General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Aceh, Eddi Saputra, mengatakan pihaknya telah bergerak untuk memulihkan pasokan listrik secara bertahap.

Eddi menyebutkan bahwa robohnya tower transmisi karena banjir bandang telah mengakibatkan gangguan pasokan listrik di sebagian wilayah Aceh. Hingga pukul 18:20 WIB, listrik di Aceh masih padam, termasuk daerah yang terdampak banjir. Selain pemadaman listrik, jaringan internet di Aceh juga mengalami kendala sejak pagi tadi. Banyak warga, terutama yang bergantung pada internet untuk bekerja, mengeluhkan lambatnya jaringan.

Di tengah situasi ini, 9 daerah di Provinsi Aceh menetapkan status darurat bencana banjir setelah hujan dengan intensitas tinggi merendam wilayah itu selama sepekan terakhir. Masing-masing daerah yang berstatus darurat bencana banjir antara lain Kabupaten Aceh Besar, Pidie, Aceh Utara, Aceh Singkil, Aceh Barat Daya, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, dan Aceh Barat. Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Fadmi Ridwan, menyatakan bahwa status darurat tersebut dikeluarkan oleh masing-masing kepala daerah berdasarkan kondisi terkini di wilayah mereka.

Source link