Sebuah studi terbaru dari The Lancet Public Health mengungkapkan bahwa target 10.000 langkah kaki per hari tidak lagi dianggap sebagai standar emas untuk mengurangi risiko kesehatan. Menurut studi tersebut, jumlah langkah di bawah angka tersebut dapat memberikan dampak signifikan yang lebih besar. Angka 7.000 langkah kaki per hari disebut sebagai target yang realistis dan bisa diusahakan. Meskipun berjalan sebanyak 10.000 langkah sehari tetap baik untuk kesehatan, namun analisis data dari 88 studi menunjukkan bahwa manfaat kesehatan cenderung lebih besar saat mencapai 5.000 hingga 7.000 langkah per hari.
Para peneliti juga menegaskan bahwa mencapai target 5.000 hingga 7.000 langkah per hari dapat mengurangi risiko penyakit. Risiko kematian dari berbagai penyebab dapat turun hingga 47 persen, risiko terkena penyakit kardiovaskular turun 25 persen, risiko diabetes tipe 2 turun 14 persen, serta berbagai risiko penyakit lainnya juga mengalami penurunan. Selain itu, aktif bergerak secara rutin juga dapat memperkuat otot, meningkatkan sensitivitas insulin, dan mendukung kerja jantung.
Tidak hanya berdampak secara fisik, rutin bergerak juga memberikan manfaat bagi kesehatan mental seseorang. Gerakan membantu pelepasan neurotransmiter seperti dopamin dan serotonin yang dapat meredakan gejala depresi dan menjaga kesehatan mental. Dengan demikian, berbagai peneliti dan profesor kesehatan menyarankan untuk menargetkan 5.000 hingga 7.000 langkah kaki per hari sebagai langkah untuk menjaga kesehatan secara menyeluruh.












