Menanda Putra Duta merasa bangga hari ini karena menerima penghargaan Adhi Makayasa Akademi Angkatan Laut (AAL) dan dilantik langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta. Menanda yang kini berpangkat Letnan Dua (Letdu) Pelaut itu menyatakan siap mengabdi untuk NKRI. Kehormatan ini membuatnya merasa bangga karena ia dilantik oleh Presiden di Istana Negara di hadapan dua ribu calon perwira terbaik putra-putri Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, Menanda dan para calon perwira lainnya menyatakan kesiapan mereka untuk mengabdikan diri pada NKRI.
Keluarga Menanda juga merasakan kebanggaan atas prestasi yang diraihnya. Ayah dan ibu Menanda, yang datang dari daerah terpencil di Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, turut bangga dengan kesuksesan anaknya. Suhardi, ayah Menanda, menyatakan kebanggaannya atas penyematan Adhi Makayasa oleh Presiden kepada Menanda.
Prestasi Menanda juga turut memotivasi anggota keluarganya. Adik Menanda, Medi Anata Pratama, yang merupakan seorang perwira TNI Angkatan Darat (AD) berpangkat Letnan Dua Infanteri, juga merasa bangga dan siap untuk bersama-sama mengabdi bagi bangsa. Kisah keluarga Menanda menjadi inspirasi ketulusan pengabdian, membuktikan bahwa semangat juang anak bangsa mampu menghasilkan prestasi yang membanggakan meskipun berasal dari daerah terpencil.
Adhi Makayasa tahun ini diberikan kepada lulusan Akademi Militer, Akademi Angkatan Laut, Akademi Angkatan Udara, dan Akademi Kepolisian. Para penerima Adhi Makayasa tersebut terpilih berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia. Diantara penerima Adhi Makayasa tersebut adalah Alim Bimo Pratowo, Muhammad Afrijal Mughlis, Menanda Putra Duta, Arya Handaru, Epan Basit Reswara, Aksel Pahreja Aditama, Muhammad Malik Aditya Kurniawan, dan Pathan Putra Rifito. Kesuksesan mereka sebagai penerima Adhi Makayasa menjadi bukti bahwa semangat pengabdian bagi bangsa masih terus ternyata di kalangan muda Indonesia.


