Jalur Tol Yogyakarta-Solo segmen Prambanan-Tamanmartani yang sempat dibuka untuk mengurai kepadatan arus Lebaran kini resmi ditutup. Penutupan itu dikonfirmasi Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda DIY, AKBP Widya Mustikaningrum, pada Senin (7/4) sore, setelah jalur tersebut difungsikan sementara selama masa angkutan lebaran.
Beroperasi Sementara untuk Arus Mudik dan Balik
Sebelumnya, ruas tol ini sempat diberlakukan satu arah ke timur untuk mendukung arus mudik. Memasuki 1 April 2025, arah penggunaannya kemudian diubah menjadi satu arah ke barat guna membantu kelancaran arus balik. Skema ini membuat jalur tersebut menjadi salah satu titik penting dalam pengaturan lalu lintas Lebaran di wilayah DIY.
Tamanmartani Jadi Titik Keluar-Masuk Kendaraan
Pintu keluar dan masuk kendaraan di ujung jalur tol yang berada di Tamanmartani, Kalasan, Sleman, DIY, menjadi pusat mobilitas selama masa puncak perjalanan. Berdasarkan pemantauan kamera CCTV Smart Province, tercatat 4.961 kendaraan keluar DIY melalui Tol Tamanmartani sejak dibuka pukul 06.00 WIB.
Widya menyebut, pada hari penutupan, volume kendaraan yang melintas sudah menurun dibandingkan hari-hari sebelumnya. Meski begitu, lalu lintas sempat diperkirakan mencapai puncaknya pada rentang pukul 15.00-16.00 WIB, dengan rata-rata sekitar 400 kendaraan per jam. Pengaturan ini menjadi bagian dari langkah menjaga arus tetap lancar sekaligus meminimalkan risiko kepadatan di jalur utama selama periode mudik dan balik Lebaran.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.












