Berita  

Update Terkini Pencarian dan Identifikasi Korban KM Virgo

Tim SAR gabungan masih mencari 64 orang yang belum ditemukan setelah KM Virgo Transport 8 terbalik dan tenggelam di Perairan Masalembo, Laut Jawa. Hingga Senin, 28 September 2026, sebanyak 179 dari total 243 orang dalam manifes kapal telah ditemukan. Rinciannya, 108 orang selamat dan 71 orang meninggal dunia.

KM Virgo Transport 8 berangkat dari Surabaya menuju Banjarmasin pada Sabtu, 12 September 2026. Kapal tersebut dilaporkan mengalami cuaca buruk dan hilang kontak pada Minggu, 13 September, sekitar pukul 02.00 Wita. Pada hari yang sama, kapal ditemukan dalam kondisi terbalik di perairan Masalembo.

Lima korban kembali ditemukan

Pada Senin, tim penyelam gabungan dari Basarnas, TNI AL, dan potensi SAR menemukan lima korban saat menyisir bangkai kapal. Pencarian difokuskan pada sejumlah bagian kapal, terutama anjungan dan kamar-kamar, yang diduga masih menjadi lokasi korban terjebak.

Empat korban dievakuasi ke KRI Gusti Ngurah Rai, sedangkan satu korban dibawa ke KN SAR Purworejo. Selanjutnya, empat korban diterbangkan ke Banjarmasin menggunakan Helikopter HS 1331 TNI AL. Satu korban lainnya diangkut dengan Helikopter HR 3601 Basarnas untuk dibawa ke RS Bhayangkara dan menjalani proses identifikasi.

Penyisiran dilakukan secara bertahap untuk memeriksa bagian-bagian kapal yang memungkinkan menjadi lokasi keberadaan korban. Kondisi bangkai kapal yang berada di bawah permukaan laut, jarak pandang terbatas, serta ruang yang sempit membuat penyelam harus bekerja dengan hati-hati dan tetap mengutamakan keselamatan.

“Setiap korban yang berhasil ditemukan adalah hasil dari kerja keras, ketelitian, dan sinergi seluruh unsur SAR. Kami akan terus melakukan pencarian secara maksimal dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia,” kata Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii dalam keterangannya.

41 jenazah telah teridentifikasi

Selain pencarian di lokasi kecelakaan, tim Disaster Victim Identification (DVI) kembali mengidentifikasi 16 jenazah pada Senin. Dengan tambahan tersebut, total jenazah yang telah teridentifikasi mencapai 41 orang. Sebanyak 25 jenazah di antaranya telah lebih dulu diserahkan kepada keluarga.

Kabid Dokkes Polda Kalimantan Selatan Kombes dr Much Sofwan mengatakan masih ada 29 jenazah yang belum teridentifikasi. Jumlah tersebut berasal dari total 70 jenazah yang telah diterima RS Bhayangkara Banjarmasin.

“Demikian jumlah total yang telah teridentifikasi sampai dengan hari Senin, 28 September adalah 41 orang. Dan yang belum teridentifikasi sebanyak 29 orang dari seluruh jenazah yang diterima Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin total 70 orang sampai hari ini diumumkan,” ujar Sofwan kepada wartawan.

Enam belas korban yang berhasil diidentifikasi adalah sebagai berikut:

  • Tri Sutrisno, Kediri, Jawa Timur, 30 tahun
  • Riski Ananta Agusena, Kudus, Jawa Tengah, 23 tahun
  • Guntur Aji Pangestu, Kudus, Jawa Tengah, 27 tahun
  • Triyono Basuki, Surabaya, Jawa Timur, 45 tahun
  • Tihwin Nuryanto, Madiun, Jawa Timur, 43 tahun
  • Sugiatno, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, 41 tahun
  • Ilham Muhammad Rozzaq, Jepara, Jawa Tengah, 21 tahun
  • Yuli Purwanto, Tulungagung, Jawa Timur, 47 tahun
  • Muhammad Kholis, Surabaya, Jawa Timur, 52 tahun
  • Surono, Jombang, Jawa Timur, 38 tahun
  • Muhammad Adam Assegaf, Kudus, Jawa Tengah, 19 tahun
  • Susanto, Blitar, Jawa Timur, 36 tahun
  • Maulana Purwo Wibowo, Cilacap, Jawa Tengah, 19 tahun
  • Wati, Pangandaran, Jawa Barat, 48 tahun
  • Yaya Carya, Cirebon, Jawa Barat, 58 tahun
  • Bambang Setya Budi, Malang, Jawa Timur, 56 tahun

Source link