Hari Kedua, Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu? Raih 120 Ribu Penonton

Film Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu menembus 120 ribu penonton pada hari kedua penayangannya. Di tengah pencapaian tersebut, pesan yang disampaikan melalui film ini diarahkan pada hubungan anak dan ibu, terutama pentingnya menunjukkan kasih sayang sebelum kesempatan itu hilang.

Ivan berharap film tersebut tidak berhenti sebagai tontonan, tetapi juga mendorong penonton untuk lebih menghargai sosok ibu dalam kehidupan mereka. Ia mengajak penonton memanfaatkan waktu yang masih ada untuk berkomunikasi dan mengungkapkan perasaan secara langsung.

“Saya berharap setelah nonton film ini, orang-orang jadi lebih menghargai ibunya. Kalau masih ada kesempatan, telepon ibunya, peluk ibunya, bilang sayang. Karena kita nggak pernah tahu berapa banyak waktu yang masih kita punya,” kata Ivan.

Ajakan untuk Mengungkapkan Kasih Sayang

Pesan yang disampaikan Ivan menempatkan komunikasi sederhana sebagai bentuk perhatian yang penting. Menelepon, memeluk, atau mengatakan sayang menjadi tindakan yang diharapkan muncul setelah penonton menyaksikan film tersebut.

Menurut Ivan, waktu bersama ibu tidak bisa dipastikan akan selalu tersedia. Karena itu, ia mengingatkan agar penonton tidak menunda kesempatan untuk memperlihatkan rasa sayang kepada ibu masing-masing.

Pesan serupa disampaikan Marsha Timothy. Ia berharap penonton tidak hanya menikmati film selama berada di dalam ruang pemutaran, tetapi juga membawa pulang sesuatu yang bermakna dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya berharap, penonton pulang dengan membawa sesuatu. Mungkin ada yang kemudian ingin menelepon ibunya, memeluk ibunya, atau sekadar bilang ‘Ibu, aku sayang’. Karena menurut saya, itu yang paling penting dari film ini,” ujar Marsha.

Makna Film bagi Penonton

Pernyataan Ivan dan Marsha sama-sama menekankan dampak personal yang diharapkan muncul setelah film selesai ditonton. Penonton diajak mengingat kembali hubungan dengan ibu, termasuk hal-hal sederhana yang mungkin selama ini belum disampaikan.

Harapan tersebut tidak diarahkan pada tindakan besar. Sebaliknya, film ini ingin mendorong penonton melakukan langkah yang dekat dan mudah dilakukan, seperti menghubungi ibu, memberikan pelukan, atau menyampaikan ungkapan kasih sayang secara langsung.

Bagi Ivan, kesempatan untuk melakukan hal-hal tersebut memiliki batas waktu yang tidak diketahui. Sementara itu, Marsha menilai respons emosional penonton setelah menyaksikan film menjadi bagian penting dari pesan yang ingin dibawa.

Dengan capaian 120 ribu penonton pada hari kedua penayangan, Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu terus mendapat perhatian penonton. Ivan dan Marsha berharap perhatian itu berlanjut menjadi tindakan nyata di luar bioskop: menghubungi ibu dan mengatakan bahwa mereka menyayanginya.

Source link