Guruh Soekarnoputra meninggal dunia pada Sabtu (26/9/2026) pukul 04.16 WIB di Rumah Sakit Siloam, Jakarta. Kabar duka tersebut disampaikan Hasto Kristiyanto, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan. Guruh wafat pada usia 73 tahun.
“Mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya atas segala kesalahan dan kekhilafan dari Almarhum Tercinta,” kata Hasto, seperti diwartakan kanal News Liputan6.com.
Guruh merupakan adik Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri. Kepergiannya tidak hanya meninggalkan duka di kalangan politikus, tetapi juga bagi dunia seni Indonesia. Sepanjang kiprahnya, Guruh dikenal sebagai musisi, pencipta lagu, sekaligus sosok yang mendirikan sejumlah kelompok musik dan kesenian.
Jejak Guruh di dunia seni
Nama Guruh antara lain lekat dengan grup musik Guruh Gipsy dan Swara Mahardhika. Melalui karya-karyanya, ia menghadirkan lagu dengan tema yang beragam, mulai dari kecintaan terhadap negeri hingga kisah romantis tentang hubungan dua anak muda.
Sejumlah lagu ciptaan Guruh kemudian dibawakan oleh Chrisye, salah satu legenda musik Indonesia yang meninggal dunia pada 2007. Kolaborasi antara karya Guruh dan suara Chrisye membuat lagu-lagu tersebut terus dikenal serta tetap populer hingga kini.
Hubungan kreatif keduanya menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan musik Indonesia. Guruh menghadirkan komposisi dan lirik, sementara Chrisye menyampaikannya melalui karakter vokal yang dikenal luas. Karya-karya itu kemudian menjangkau pendengar dari berbagai generasi.
“Kala Cinta Menggoda” dan karya yang dikenang
Salah satu lagu ciptaan Guruh yang dibawakan Chrisye adalah “Kala Cinta Menggoda”, yang dirilis pada 1997. Lagu tersebut mengangkat tema cinta yang rumit: seseorang yang terlanjur jatuh hati kepada orang yang telah memiliki pasangan, tetapi kesulitan mengingkari perasaannya sendiri.
Lewat lagu itu, konflik batin disampaikan dengan bahasa yang dekat dengan pengalaman emosional pendengar. Perasaan cinta, keraguan, dan permintaan untuk tetap diberi ruang menjadi inti cerita yang dibawa lagu tersebut.
“Kala Cinta Menggoda” menjadi contoh bagaimana Guruh mengolah tema romansa ke dalam karya yang mudah diingat. Lagu itu juga memperlihatkan pertemuan antara gagasan musikal Guruh dan penampilan Chrisye yang membuatnya dikenal luas.
Selain tema percintaan, karya-karya Guruh juga mencakup kecintaan terhadap negeri. Keragaman tema tersebut memperkuat jejaknya sebagai pencipta lagu yang tidak terpaku pada satu corak cerita. Setelah kepergiannya, karya-karya yang pernah ia lahirkan bersama para musisi, termasuk Chrisye, menjadi bagian dari warisan seni yang terus dikenang.












