Yoriko Angeline Jadi Ratih di Film Horor PIRUNDUK, Penuh Tantangan

Yoriko Angeline menghadapi tantangan berlapis saat memerankan Ratih dalam film horor Pirunduk. Selain memainkan sosok istri muda, ia harus mendalami kehidupan seorang penjual di pasar terapung yang menjalani keseharian dengan membawa jukung dan menjajakan sayur-mayur serta buah-buahan.

Peran tersebut menuntut Yoriko melakukan riset karena karakter yang dimainkan memiliki pengalaman hidup yang belum pernah ia jalani secara pribadi. Salah satunya berkaitan dengan status Ratih sebagai istri muda sekaligus istri kedua.

Riset untuk Mendalami Kehidupan Ratih

Yoriko mengaku belum pernah menikah. Karena itu, ia merasa perlu mencari pemahaman lebih jauh mengenai kehidupan pernikahan, terutama ketika harus memerankan perempuan yang menjadi istri kedua.

“Di sini aku perannya jadi istri muda. Jadi istri muda ceritanya dan kebetulan agak perlu riset yang cukup banyak karena memang aku belum pernah menikah, yang pertama, apalagi jadi istri kedua gitu kan,” jelas Yoriko.

Menurut dia, tantangan dalam karakter Ratih tidak berhenti pada persoalan rumah tangga. Ratih juga digambarkan sebagai perempuan yang berjuang memenuhi kebutuhan hidup melalui pekerjaannya sebagai pedagang di pasar terapung.

“Di sini juga perannya Ratih itu cukup challenging karena dia adalah sebuah sosok yang memang struggling, dia adalah penjual di pasar terapung. Jadi dia ke mana-mana bawa jukung gitu, dia jualan sayur-sayuran, buah-buahan,” ujarnya.

Berinteraksi dengan Pedagang Pasar Terapung

Untuk memahami sisi tersebut, Yoriko tidak hanya mengandalkan gambaran karakter dari naskah atau pengarahan produksi. Ia juga berinteraksi langsung dengan para pedagang yang berjualan menggunakan perahu di pasar terapung.

Pengalaman itu memberinya kesempatan untuk melihat lebih dekat kehidupan orang-orang yang selama ini hanya ia saksikan. Interaksi tersebut menjadi bagian penting dalam upayanya membangun karakter Ratih secara lebih meyakinkan.

“Ini adalah karakter yang biasanya aku cuma bisa lihat aja gitu, dan di film ini aku bisa memerankan sebagai orang tersebut dan berinteraksi langsung sama ibu-ibu yang jualan di perahu-perahu itu yang di pasar terapung,” kata Yoriko.

Ia menyebut kesempatan berinteraksi langsung dengan para pedagang tersebut sebagai salah satu alasan menerima proyek film itu. Bagi Yoriko, peran Ratih mempertemukannya dengan pengalaman yang berbeda, baik dalam menggambarkan sosok istri muda maupun perempuan yang menjalani perjuangan sebagai penjual di pasar terapung.

Source link