Perempuan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dinilai memegang peran penting dalam menjaga ketahanan ekonomi keluarga sekaligus menggerakkan perekonomian nasional. Peran tersebut mendapat perhatian melalui kegiatan “Etawalin Dukung Perempuan Kuat di Setiap Peran” yang digelar PT Etos Kreatif Indonesia bersama Yayasan Amal Bunda di Ethos Digital Valley, Purwokerto.
Dalam kegiatan itu, sebanyak 250 perempuan pelaku UMKM menerima paket sembako dan bantuan uang tunai. Chairman PT Etos Kreatif Indonesia Mukit Hendrayatno mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk apresiasi bagi perempuan yang menjalankan beragam tanggung jawab, mulai dari ibu, istri, hingga penggerak ekonomi keluarga.
“Saya percaya di balik usaha kecil yang mampu bertahan, ada perempuan hebat yang tidak pernah menyerah. Kami ingin mereka tahu bahwa perjuangannya sangat berarti dan layak mendapat apresiasi,” kata Mukit dalam keterangan pers yang diterima Tempo pada 17 Juli 2026.
Kontribusi perempuan dalam ekonomi
Besarnya peran perempuan dalam UMKM juga pernah disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melalui laman resmi Kementerian Keuangan pada April 2026. Ia menyebut kontribusi perempuan dalam perekonomian nasional terlihat nyata melalui sektor UMKM.
Purbaya menyatakan lebih dari 60 persen Produk Domestik Bruto (PDB) berasal dari UMKM, yang menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja. Mayoritas pelaku di sektor tersebut merupakan perempuan. “Artinya jelas, perempuan bukan hanya pelaku ekonomi, perempuan adalah penopang ekonomi,” ujarnya.
Menurut Purbaya, partisipasi perempuan juga meningkat dalam sektor keuangan, termasuk investasi. Jumlah investor Surat Berharga Negara (SBN) ritel telah melampaui 500 ribu orang, dengan sekitar 9 persen di antaranya merupakan ibu rumah tangga.
“Ini adalah bentuk emansipasi baru. Ketika perempuan paham keuangan, dia melindungi keluarga dari risiko. Dia menciptakan masa depan yang lebih pasti,” kata Purbaya.
Dukungan melalui kolaborasi
Direktur Utama PT Etos Kreatif Indonesia Lucky Hatreztyo berharap kolaborasi dengan Yayasan Amal Bunda dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. Ia menilai perempuan pelaku UMKM selama ini menjadi salah satu penggerak ekonomi keluarga.
Lucky juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan sendi agar perempuan tetap aktif dan produktif dalam menjalankan berbagai perannya. “Melalui inovasi susu herbal untuk kesehatan sendi, Etawalin ingin mendukung masyarakat, khususnya perempuan pelaku UMKM, agar dapat terus menjalankan berbagai perannya dengan optimal,” ujarnya.
Ketua Yayasan Amal Bunda Anita Ratna Faoziyah mengatakan perempuan pelaku UMKM membutuhkan bukan hanya bantuan, tetapi juga dukungan agar dapat terus berkembang. “Kami berharap kolaborasi ini menghadirkan harapan baru agar mereka semakin mandiri dan percaya diri mengembangkan usahanya,” kata Anita.
Yayasan Amal Bunda bergerak di bidang sosial, ketahanan pangan, pendidikan, dan kesehatan. Pemberdayaan perempuan didorong melalui edukasi, pendampingan, serta kolaborasi.
Dukungan terhadap gerakan “Perempuan Kuat di Setiap Peran” turut disampaikan Brand Ambassador Etawalin Maia Estianty. Maia mengatakan dirinya bangga menjadi bagian dari inisiatif yang tidak hanya memperhatikan kesehatan, tetapi juga perempuan Indonesia.
“Saya sangat mengapresiasi para perempuan pelaku UMKM yang terus berjuang. Semoga bantuan ini menjadi penyemangat agar mereka terus berkarya, berkembang, dan jangan lupa tetap menjaga kesehatan agar bisa menjalankan setiap peran dengan maksimal,” kata Maia.












